Pio Esposito Kembali Jadi Penentu, Italia Taklukkan Yunani 1-0
Baca dalam 60 detik
- Striker Inter Milan Francesco Pio Esposito mencetak gol kelimanya untuk timnas Italia dalam kemenangan tipis atas Yunani.
- Pelatih interim Silvio Baldini meraih kemenangan keduanya secara beruntun sebelum kembali menangani tim U-21.
- Debut Luca Reggiani berakhir nahas setelah ia diusir wasit hanya 13 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.

Striker muda Inter Milan, Francesco Pio Esposito, kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak satu-satunya gol dalam laga uji coba yang mempertemukan Yunani melawan Italia, Minggu (15/6) malam. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan kedua secara beruntun bagi Italia di bawah asuhan pelatih interim Silvio Baldini, yang kabarnya akan segera kembali menangani skuad U-21.
Pertandingan yang berlangsung di Athena itu berjalan ketat sejak menit awal. Esposito, yang kini telah mengoleksi lima gol dalam sembilan penampilan bersama timnas senior Italia, memecah kebuntuan pada babak pertama. Berawal dari umpan silang Jeff Ekhator, Esposito mengontrol bola dengan sempurna sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang sedikit mengenai bek Yunani dan mengelabui kiper Vlachodimos.
Peluang emas lainnya didapat Esposito sebelum turun minum, namun tembakannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan kiper tuan rumah. Di babak kedua, Italia nyaris menggandakan keunggulan melalui Luca Koleosho yang tembakan jarak dekatnya membentur mistar gawang Yunani. Namun, petaka datang bagi Italia saat bek pengganti Luca Reggiani harus menerima kartu merah langsung hanya 13 menit setelah masuk lapangan. Reggiani, yang melakukan debut seniornya, dianggap sebagai pemain terakhir yang melanggar penyerang Como, Anastasios Douvikas, di tengah lapangan.
Unggul jumlah pemain membuat Yunani meningkatkan tekanan. Zafeiris hampir menyamakan kedudukan andai tembakan kerasnya tidak mengenai tiang gawang, sementara kiper Italia, Donnarumma, melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis peluang Pavlidis. Meski terus ditekan, pertahanan Italia mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi pengingat akan pentingnya regenerasi pemain muda di level internasional. Italia, yang tengah membangun kembali skuad setelah gagal di Piala Dunia 2022, mulai menuai hasil dari investasi pada pemain-pemain seperti Esposito dan Reggiani. Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bisa menjadikan pendekatan Italia sebagai referensi dalam mengintegrasikan pemain muda ke tim senior secara bertahap.
Kemenangan ini menutup musim 2025-26 bagi Italia. La Nazionale akan kembali beraksi pada 25 September dalam laga Nations League melawan Belgia. Sementara itu, Serie A akan bergulir kembali pada 23 Agustus. Publik sepak bola Italia tentu berharap konsistensi Esposito bisa berlanjut, meski tantangan di level klub dan internasional masih panjang.



