Gears of War: E-Day Batal ke PS5? Microsoft Dikabarkan Tarik Versi Multiplatform
Baca dalam 60 detik
- Insider Jeff Grubb mengklaim Microsoft membatalkan rencana rilis Gears of War: E-Day untuk PS5, hanya beberapa jam sebelum presentasi besar game tersebut.
- Keputusan ini diduga terkait dengan arah baru CEO Xbox Asha Sharma yang mempertimbangkan kembali strategi eksklusivitas platform.
- PEGI sempat mendaftarkan game untuk PS5, namun rumor pembatalan menimbulkan ketidakpastian di kalangan gamer dan analis industri.

Hanya beberapa jam sebelum gelaran Xbox Games Showcase, rumor mengejutkan beredar: Gears of War: E-Day, yang sebelumnya dikabarkan akan hadir di PlayStation 5, kini disebut batal rilis di konsol Sony. Informasi ini berasal dari insider terkemuka Jeff Grubb, yang mengklaim Microsoft mengambil keputusan tersebut secara mendadak.
Kekacauan informasi ini bermula ketika lembaga rating Eropa, PEGI, pada Minggu lalu mencantumkan Gears of War: E-Day sebagai game yang akan dirilis untuk PS5. Sejumlah pengamat dan penggemar pun berspekulasi bahwa Microsoft mulai membuka pintu bagi judul-judul besarnya untuk lintas platform. Namun, klaim Grubb justru menunjukkan arah sebaliknya.
Menurut Grubb, versi PS5 dari game besutan The Coalition itu telah dicoret dari rencana rilis. βGears of War: E-Day tadinya akan hadir di PS5, tapi sekarang tidak lagi. Itu baru saja terjadi,β ujarnya melalui akun media sosial. Pernyataan ini kontras dengan data dari PEGI yang masih menampilkan PS5 sebagai salah satu platform, meskipun statusnya belum diperbarui.
Keputusan ini, jika benar, mencerminkan perubahan haluan di bawah kepemimpinan Asha Sharma yang baru menjabat sebagai CEO Xbox. Sharma sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya tengah mengkaji masa depan eksklusivitas di platform Xbox. Meski belum ada pernyataan resmi, langkah membatalkan port PS5 bisa diartikan bahwa Microsoft kembali memperkuat identitas Xbox sebagai ekosistem eksklusif, setidaknya untuk waralaba sebesar Gears of War.
Bagi gamer Indonesia, kabar ini menjadi sinyal bahwa strategi multiplatform Microsoft masih fluktuatif. Sebelumnya, judul seperti Sea of Thieves dan Pentiment telah merambah PS5, memicu harapan bahwa game first-party Xbox lain akan menyusul. Namun, jika Gears of War: E-Day benar-benar batal, maka konsumen di Tanah Air yang hanya memiliki PS5 harus merelakan salah satu seri ikonik ini. Di sisi lain, pemilik Xbox Series X|S dan PC justru bisa bernapas lega karena eksklusivitas tetap terjaga.
Belum ada konfirmasi resmi dari Microsoft atau The Coalition. Presentasi Gears of War: E-Day yang akan digelar setelah Xbox Games Showcase pada Minggu ini diharapkan bisa menjernihkan situasi. Pertanyaan besarnya: apakah Microsoft akan mengonfirmasi pembatalan PS5, atau justru mengejutkan publik dengan pengumuman sebaliknya? Yang jelas, keputusan ini akan berdampak pada peta persaingan konsol generasi saat ini, terutama di segmen gamer yang menginginkan akses tanpa batas antarplatform.



