Messi Diistirahatkan, Leao Kena Kartu Merah: Pemanasan Piala Dunia 2026 Berlangsung Sengit
Baca dalam 60 detik
- Lionel Messi tidak dimainkan dalam laga uji coba Argentina kontra Honduras karena alasan kebugaran, sementara Portugal menang meski Rafael Leao diusir wasit.
- Sejumlah tim unggulan seperti Brasil, Jerman, dan Belgia menutup persiapan pra-Piala Dunia dengan kemenangan meyakinkan.
- Kartu merah Leao berpotensi membuatnya absen di laga pembuka Piala Dunia 2026, menjadi pukulan bagi skuad Portugal.

Menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sejumlah tim nasional elite menjalani laga uji coba terakhir dengan hasil beragam. Argentina, sang juara bertahan, memilih mengistirahatkan Lionel Messi saat menundukkan Honduras 2-0 di Texas, sementara Portugal harus kehilangan Rafael Leao akibat kartu merah dalam kemenangan 2-1 atas Cile.
Messi, yang akan tampil di Piala Dunia keenam kalinya, belum bermain sejak mengalami kelelahan otot hamstring kiri saat membela Inter Miami pada 24 Mei lalu. Pelatih Lionel Scaloni mengonfirmasi bahwa kondisi pemain berusia 38 tahun itu membaik, namun ia memutuskan tidak mengambil risiko. Tanpa Messi, Argentina tetap dominan berkat gol penalti Lautaro Martinez dan Giuliano Simeone. Laga berikutnya melawan Islandia pada 9 Juni akan menjadi ujian terakhir sebelum turnamen dimulai 11 Juni.
Di laga lain, Cristiano Ronaldo yang juga akan tampil di Piala Dunia keenam, bermain selama 45 menit pertama saat Portugal mengalahkan Cile. Namun perhatian justru tertuju pada Rafael Leao yang mendapat kartu merah setelah terlibat keributan massal menjelang turun minum. Jika mendapat sanksi tiga pertandingan, pemain AC Milan itu bisa absen di dua laga awal Grup H melawan Republik Demokratik Kongo dan Uzbekistan. Goncalo Guedes dan Bruno Fernandes menjadi pencetak gol Portugal, sementara Lucas Cepeda memperkecil kedudukan untuk Cile di waktu tambahan.
Jerman menunjukkan tajinya sebagai salah satu favorit dengan mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat 2-1. Kai Havertz membuka keunggulan, namun Antonee Robinson menyamakan kedudukan lewat voli spektakuler sebelum Leroy Sane memastikan kemenangan. Pelatih AS, Mauricio Pochettino, mengakui timnya kurang beruntung namun tetap bangga bisa bersaing dengan tim sekaliber Jerman. Sementara itu, Julian Nagelsmann menyebut laga tersebut sebagai uji coba sempurna, baik dari segi cuaca maupun lawan. Jerman akan memulai Piala Dunia melawan Curacao pada 14 Juni, sementara AS menghadapi Paraguay dua hari sebelumnya.
Brasil juga menutup persiapan dengan kemenangan tipis 2-1 atas Mesir. Bruno Guimaraes mencetak gol cepat, namun Mostafa Zico menyamakan kedudukan. Raphinha kemudian memberikan assist untuk Endrick yang menjadi penentu kemenangan. Mohamed Salah, yang baru pulih dari cedera otot ringan, bermain di babak kedua dan dinyatakan siap tampil oleh pelatih Hossam Hassan. Mesir akan memulai turnamen melawan Belgia pada 15 Juni.
Belgia sendiri tampil perkasa dengan menghancurkan Tunisia 5-0, meski Romelu Lukaku baru dimasukkan pada menit ke-66. Pelatih Rudi Garcia optimistis timnya bisa berbuat banyak di Piala Dunia setelah kekalahan sebelumnya dari Kroasia. Bagi Indonesia, persiapan tim-tim besar ini memberikan gambaran tentang level persaingan yang akan terjadi. Meski tidak ada wakil Asia Tenggara di turnamen, perkembangan sepak bola global tetap relevan untuk dicermati, terutama dalam hal manajemen pemain bintang dan strategi menghadapi jadwal padat.
Dengan berbagai dinamika cedera, kartu merah, dan rotasi pemain, Piala Dunia 2026 dipastikan menyajikan kejutan sejak fase grup. Pertanyaan besarnya: akankah Argentina mampu mempertahankan gelar tanpa Messi yang fit sepenuhnya, atau justru Portugal yang harus beradaptasi tanpa Leao di laga krusial? Jawabannya akan mulai terungkap pada 11 Juni mendatang.



