Bungkam Oman 3-0, Timnas Indonesia Kini Bidik Kemenangan Beruntun Lawan Mozambik
Baca dalam 60 detik
- Kemenangan 3-0 atas Oman menjadi yang pertama bagi Indonesia dalam 38 tahun, sekaligus mengakhiri puasa panjang tanpa kemenangan.
- Gol dari Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen memastikan dominasi skuad Garuda di hadapan pendukung sendiri.
- Laga kontra Mozambik pada 9 Juni 2026 menjadi ujian konsistensi performa Timnas Indonesia setelah hasil impresif tersebut.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853734/original/003850600_1780677296-Screenshot_2026-06-05_231600.jpg)
Timnas Indonesia mengukir sejarah dengan menaklukkan Oman 3-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026) malam, sekaligus memutus rekor 38 tahun tanpa kemenangan atas lawan dari Timur Tengah tersebut. Kini, perhatian publik tertuju pada laga berikutnya melawan Mozambik yang dijadwalkan Selasa (9/6/2026) di venue yang sama.
Pertandingan yang berlangsung dalam FIFA Matchday Juni 2026 ini menjadi panggung bagi skuad asuhan John Herdman untuk menunjukkan perkembangan signifikan. Meski Oman berada di peringkat 79 FIFA, jauh di atas Indonesia (peringkat 134), anak asuh Herdman tampil tanpa rasa gentar. Gol pembuka dicetak Justin Hubner pada menit ke-13 memanfaatkan umpan tendangan bebas Nathan Tjoe-A-On. Ole Romeny menggandakan keunggulan pada menit ke-27 setelah memanfaatkan bola liar di sisi kiri pertahanan Oman. Ragnar Oratmangoen menutup pesta gol pada menit ke-56 melalui penyelesaian akhir setelah menerima umpan silang Dony Tri Pamungkas.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut gembira hasil ini. Dalam unggahan Instagram-nya, ia menekankan bahwa kemenangan tersebut tidak hanya menghentikan rekor buruk, tetapi juga menjadi bukti peningkatan kualitas tim. βTimnas Indonesia mencatat kemenangan 3-0 atas Oman yang berada di peringkat ke-79 dunia. Kemenangan ini menjadi yang pertama untuk Timnas Indonesia atas Oman setelah 38 tahun,β ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa masih ada satu laga lagi melawan Mozambik yang saat ini berada di peringkat 100 FIFA.
Kemenangan telak ini menjadi modal berharga menjelang duel kontra Mozambik. Namun, konsistensi menjadi kata kunci. Herdman dan staf pelatih harus memastikan para pemain tidak terlena, mengingat Mozambik bukan lawan enteng. Tim asuhan Chiquinho Conde tersebut memiliki peringkat FIFA yang lebih baik (101) dan telah menjalani uji coba tertutup dengan Oman pada Senin (8/6/2026) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Hal ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Mozambik karena mereka telah merasakan gaya permainan lawan yang baru saja dikalahkan Indonesia.
Dari sisi taktik, dominasi Indonesia atas Oman menunjukkan efektivitas skema serangan balik dan bola mati. Tiga gol tercipta dari variasi umpan silang dan tendangan bebas, mengindikasikan bahwa tim memiliki alternatif solusi ketika menghadapi pertahanan rapat. Kiper Emil Audero yang tampil solid di bawah mistar juga layak diapresiasi karena mampu menjaga clean sheet meski Oman meningkatkan tekanan di babak kedua.
Laga melawan Mozambik akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mental juara Timnas Indonesia. Akankah skuad Garuda mampu mempertahankan performa impresif dan meraih kemenangan beruntun? Atau justru Mozambik yang akan memanfaatkan celah setelah mempelajari kelemahan Indonesia? Publik sepak bola tanah air menanti jawaban di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa malam nanti.



