Remaja 15 Tahun Pecahkan Rekor, Vaibhav Sooryavanshi Dipanggil Timnas India
Baca dalam 60 detik
- Vaibhav Sooryavanshi, pemukul berusia 15 tahun, mendapat panggilan perdana ke skuad T20 India untuk tur Inggris dan Irlandia.
- Pemain Rajasthan Royals itu memecahkan rekor enam terbanyak IPL (72) dan mencetak 776 run dengan strike rate 237,30.
- Jika dimainkan, ia akan menjadi pemain termuda India, menggeser rekor Sachin Tendulkar yang debut di usia 16 tahun.

Vaibhav Sooryavanshi, pemukul kiri berusia 15 tahun yang mencetak 72 six dalam satu musim Indian Premier League (IPL), resmi dipanggil memperkuat timnas India untuk rangkaian pertandingan T20 melawan Inggris dan Irlandia. Panggilan ini menjadikannya kandidat pemain termuda yang pernah membela India, mengancam rekor legendaris Sachin Tendulkar.
Sooryavanshi, yang bermain untuk Rajasthan Royals, tampil gemilang di IPL 2026 dengan mengumpulkan 776 run dari 16 inning, termasuk 72 sixโmelampaui rekor sebelumnya milik Chris Gayle (59 six pada 2012). Ia juga meraih penghargaan Most Valuable Player, pemain muda terbaik, dan Orange Cap sebagai pencetak run terbanyak. Prestasinya kian mentereng setelah membawa India U-19 juara Piala Dunia U-19 pada Februari lalu dengan skor 175 run di final melawan Inggris.
Ketua panel seleksi India, Ajit Agarkar, mengakui bahwa Sooryavanshi layak mendapat tempat setelah hampir sendirian membawa Rajasthan Royals ke babak play-off. "Dia pembeda permainan. Harapan kami besar padanya. Dia memilih dirinya sendiri," ujar Agarkar. Mantan kapten Inggris Michael Vaughan bahkan menyebut Sooryavanshi sebagai pemain T20 terbaik di dunia saat ini. "Strike rate-nya di luar nalar. Dia memukul six dari bola pertama Jasprit Bumrah, Pat Cummins, dan Josh Hazlewoodโbukan bowler kelas dua. Orang sudah mulai berdebat bagaimana cara melempar ke anak 15 tahun ini," kata Vaughan kepada BBC Test Match Special.
Panggilan ini terjadi di tengah perubahan besar skuad India. Shreyas Iyer ditunjuk sebagai kapten baru menggantikan Suryakumar Yadav yang dicoret setelah performa menurun pasca kemenangan T20 World Cup Maret lalu. Suryakumar, 35 tahun, kesulitan dengan bat di turnamen dan IPL. "Keputusan sulit setelah memenangkan Piala Dunia, tapi kami harus menilai ulang arah terbaik ke depan," jelas Agarkar. Iyer, yang terakhir bermain T20 internasional pada 2023, sukses membawa Kolkata Knight Riders juara IPL 2024 dan Punjab Kings runner-up 2025.
Bagi penggemar kriket Indonesia, kemunculan Sooryavanshi menjadi pengingat betapa cepatnya regenerasi bakat di India. Dengan usia yang masih sangat belia, ia bisa menjadi ikon global seperti Tendulkar atau Virat Kohli. Namun, tantangan terbesarnya adalah konsistensi di level internasional, terutama saat menghadapi bowler kelas dunia seperti Jofra Archer atau Mark Wood di Inggris nanti. Akankah ia mampu mempertahankan performa menterengnya? Jawabannya akan terlihat dalam dua pertandingan melawan Irlandia akhir bulan ini, disusul lima T20 melawan Inggris pada Juli.



