Aston Villa Ajukan Tawaran Perdana untuk Dion Lopy, Almeria Minta Lebih
Baca dalam 60 detik
- Klub Liga Premier Aston Villa telah melayangkan tawaran awal senilai β¬17 juta untuk gelandang bertahan Almeria, Dion Lopy, namun ditolak karena klub Spanyol itu membanderol β¬20 juta.
- Penolakan ini muncul di tengah potensi kepergian Morgan Rogers yang diminati Arsenal dan Manchester City, yang bisa mendanai perekrutan baru.
- Pelatih Unai Emery dikabarkan menjadi penggemar Lopy dan melihatnya sebagai pesaing ketat bagi Amadou Onana di lini tengah.
Aston Villa bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan mengajukan tawaran perdana untuk gelandang bertahan Almeria, Dion Lopy. Namun, langkah awal klub asal Midlands itu langsung menemui hambatan setelah tawaran senilai β¬17 juta (sekitar Β£15 juta) ditolak mentah-mentah oleh klub Segunda Division Spanyol tersebut.
Menurut laporan La Voz de Almeria yang dikutip Sport Witness, Almeria bersikukuh pada harga β¬20 juta (Β£17 juta) untuk melepas pemain berusia 23 tahun itu. Selisih β¬3 juta ini menjadi tantangan tersendiri bagi Aston Villa yang tengah berupaya menyeimbangkan keuangan klub di tengah kepastian tampil di Liga Champions musim depan.
Keputusan Almeria membanderol Lopy cukup tinggi tak lepas dari performa impresif pemain asal Senegal tersebut. Statistik pertahanannya, terutama saat tim tidak menguasai bola, dinilai sangat menonjol. Unai Emery dikabarkan menjadi pengagum berat Lopy dan menginginkannya untuk memperkuat lini tengah Villa Park. Pelatih asal Spanyol itu melihat Lopy sebagai kandidat ideal untuk memberikan persaingan ketat bagi Amadou Onana, atau bahkan menggantikan mantan pemain Everton tersebut di samping Youri Tielemans.
Kebutuhan akan gelandang bertahan baru semakin mendesak karena Aston Villa harus bersiap menghadapi jadwal padat antara Liga Champions dan kompetisi domestik. Lopy dinilai memiliki profil yang tepat untuk membantu keseimbangan tim, terutama dalam transisi bertahan. Namun, masalah keuangan tetap menjadi kendala. Klub masih memiliki kekhawatiran terkait Profit and Sustainability Rules (PSR) yang membatasi pengeluaran.
Menariknya, situasi ini justru membuka peluang bagi kepergian Morgan Rogers. Pemain muda yang menjadi andalan Emery itu diminati oleh Arsenal dan Manchester City. Jika Rogers dijual dengan harga tinggi, Villa bisa mendapatkan suntikan dana segar yang signifikan, mirip dengan yang terjadi saat Jack Grealish dilego ke Manchester City beberapa tahun lalu. Penjualan Grealish saat itu menjadi fondasi transformasi Villa menjadi tim papan atas.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Aston Villa di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Klub-klub Liga Premier seringkali menjadi barometer bagi perkembangan sepak bola global, termasuk dalam hal strategi transfer dan manajemen keuangan. Keputusan Villa untuk menambah dana atau tidak bisa menjadi indikasi seberapa agresif mereka membangun skuad untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Langkah Aston Villa selanjutnya akan menjadi penentu. Apakah mereka bersedia menambah Β£2 juta untuk memenuhi permintaan Almeria, atau akan mencari alternatif lain di bursa transfer? Yang jelas, nama Dion Lopy kini menjadi salah satu yang patut dipantau, terutama jika Villa serius ingin memperkuat lini tengahnya di bawah asuhan Unai Emery.



