Timnas Indonesia Diwanti-wanti Hadapi Mozambik: Enam Bintang Eropa Absen, Bukan Jaminan Mudah
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia akan menjamu Mozambik dalam laga FIFA Matchday di SUGBK, Selasa (9/6/2026), setelah sebelumnya menekuk Oman 3-0.
- Mozambik datang tanpa enam pemain inti yang berkarier di Eropa, termasuk bek Alfons Amade dan Reinildo Mandava, karena pelatih memberi izin libur.
- Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan mengingatkan bahwa Mozambik tetap berbahaya, apalagi mereka tengah mempersiapkan diri untuk kualifikasi Piala Afrika.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853734/original/003850600_1780677296-Screenshot_2026-06-05_231600.jpg)
Jakarta — Timnas Indonesia bersiap menghadapi ujian kedua dalam agenda FIFA Matchday bulan ini: meladeni perlawanan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB. Laga ini menjadi momentum bagi Skuad Garuda untuk mempertahankan tren positif setelah sebelumnya membantai Oman tiga gol tanpa balas.
Kemenangan telak atas Oman, Jumat lalu, tidak hanya mempertegas dominasi Indonesia di kandang sendiri, tetapi juga mengerek peringkat FIFA dari posisi 122 ke 118. Kini, dengan target melanjutkan raihan poin, pasukan John Herdman dihadapkan pada lawan yang berada di peringkat 101 dunia — secara matematis masih terjangkau. Namun, pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan mengingatkan agar euforia tidak membuat tim lengah.
“Mozambik sudah mempelajari permainan kita dari tayangan lawan Oman. Mereka siap dan pasti akan bermain hati-hati,” ujar Ronny dalam kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan. Ia menekankan bahwa Mozambik bukan tim sembarangan, terutama setelah sukses lolos dari fase grup Piala Afrika edisi terakhir untuk pertama kalinya, mengungguli Kamerun dan Gabon di grup yang berat.
Meski kehilangan enam pemain inti yang berkarier di Eropa — termasuk bek tangguh Alfons Amade (eks Hoffenheim II) dan Reinildo Mandava yang kini memperkuat Sunderland — Mozambik tetap memiliki daya gedor. Pelatih Chiquinho Conde sengaja memberi libur kepada para pemain Eropa untuk menjaga kebugaran mereka, namun menurut Ronny, langkah itu justru bisa memicu motivasi pemain pengganti untuk membuktikan diri. “Mereka sedang mempersiapkan kualifikasi Piala Afrika 2027, jadi laga ini bagian dari pemanasan,” tambahnya.
Di kubu Indonesia, kepercayaan diri sedang berada di puncak. Skuad Garuda diperkuat deretan pemain Eropa seperti Emil Audero, Maarten Paes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ragnar Oratmangoen, Justin Hubner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, dan Ole Romeny. Kombinasi pemain naturalisasi dan lokal seperti Rizky Ridho menunjukkan sinergi yang solid saat menghadapi Oman. Namun, Ronny mengingatkan bahwa gaya bermain Afrika yang keras, disiplin, dan mengandalkan fisik bisa menjadi ujian tersendiri.
“John Herdman senang karena belum pernah bertemu Mozambik. Ini kesempatan untuk mengukur kemampuan melawan tim Afrika yang punya karakter berbeda,” ujar Ronny. Ia juga menyoroti bahwa Mozambik tidak akan gentar meski bermain di hadapan puluhan ribu suporter Indonesia, karena mereka sudah terbiasa dengan tekanan di Piala Afrika.
Pertandingan nanti juga menjadi ajang bagi Indonesia untuk memperbaiki peringkat FIFA lebih lanjut. Jika mampu mengalahkan Mozambik, posisi Garuda di Asia Tenggara akan semakin kokoh. Namun, kewaspadaan tetap menjadi kata kunci. Sejarah mencatat, tim-tim Afrika kerap tampil kejutan saat dianggap remeh. Apakah Skuad Garuda mampu mempertahankan konsistensi dan membuktikan bahwa kemenangan atas Oman bukan sekadar kebetulan?



