Emil Audero Pahlawan Kemenangan Timnas, Sang Ayah Edi Mulyadi Tak Kuasa Menahan Haru
Baca dalam 60 detik
- Emil Audero Mulyadi menjadi penentu kemenangan Timnas Indonesia atas Oman dengan penyelamatan gemilang, termasuk menahan penalti.
- Ayahnya, Edi Mulyadi, mengaku bangga dan terharu menyaksikan langsung performa putranya di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
- Kehadiran dua kiper top Eropa, Emil Audero dan Maarten Paes, memberi kedalaman skuad yang menjanjikan bagi Tim Garuda ke depan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7905627/original/008038500_1780735999-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_8.jpg)
Emil Audero Mulyadi menjelma menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia saat menjamu Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026) malam. Kiper berdarah Indonesia-Italia itu tampil impresif dengan melakukan lima penyelamatan krusial, termasuk menahan tendangan penalti pemain Oman menjelang turun minum. Keberhasilannya menjaga gawang tetap perawan menjadi fondasi kemenangan telak 3-0 yang diraih skuad Garuda.
Penampilan apik Audero tak hanya menuai pujian dari pelatih John Herdman, tetapi juga membuat sang ayah, Edi Mulyadi, merasa bangga dan terharu. Edi yang hadir langsung di tribun bersama kakak perempuan Audero mengaku emosinya meluap saat melihat aksi putranya. "Alhamdulillah, performanya baik, bangga banget," ujar Edi kepada awak media usai pertandingan. Ia bahkan mengaku berteriak histeris saat Audero menggagalkan eksekusi penalti lawan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia yang dijadwalkan kembali bertanding melawan Mozambik pada Selasa (9/6/2026) di stadion yang sama. Pelatih John Herdman memberikan apresiasi khusus terhadap efektivitas bola mati dan ketangguhan lini belakang yang dikomandoi Audero. "Dia menunjukkan kualitasnya sebagai kiper kelas Eropa. Kami sangat beruntung memilikinya," kata Herdman dalam konferensi pers.
Kehadiran dua kiper bertaraf Eropa, Emil Audero dan Maarten Paes, menjadi berkah tersendiri bagi Timnas Indonesia. Audero yang memperkuat Cremonese di Serie B Italia dan Paes yang kini berseragam Ajax Amsterdam memberikan persaingan sehat di bawah mistar. Kondisi ini dinilai positif oleh pengamat sepak bola nasional karena meningkatkan kualitas permainan dan memberikan opsi taktis bagi pelatih.
Edi Mulyadi, yang merupakan ayah dari Audero, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Ia berharap putranya bisa terus berkontribusi untuk Timnas Indonesia. "Semoga ke depannya lebih baik lagi, bisa membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi," ucapnya. Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk laga melawan Mozambik, publik sepak bola Indonesia berharap konsistensi Emil Audero Mulyadi tetap terjaga.
Pertanyaan kini mengemuka: mampukah Timnas Indonesia mempertahankan tren positif dengan duet kiper Eropa ini? Laga melawan Mozambik akan menjadi ujian selanjutnya untuk membuktikan bahwa kemenangan atas Oman bukan sekadar kebetulan.



