Aston Villa Incar Gakpo sebagai Alternatif Lebih Tajam dari Sancho
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa, juara Liga Europa 2025/26, mengincar winger Liverpool Cody Gakpo untuk memperkuat lini depan musim depan.
- Gakpo dinilai lebih produktif ketimbang Jadon Sancho yang hanya mencetak satu gol dan tiga assist dalam 39 penampilan selama masa pinjaman.
- Persaingan merebut tanda tangan pemain Belanda itu ketat: Tottenham, AC Milan, dan Atletico Madrid juga dikabarkan tertarik.

Aston Villa tengah menyusun strategi perburuan pemain jelang musim 2026/27 setelah memastikan tiket Liga Champions. Klub asal Birmingham itu dikabarkan mengarahkan radar ke lini depan Liverpool, tepatnya pada Cody Gakpo, sebagai opsi yang lebih garang ketimbang Jadon Sancho yang gagal memenuhi ekspektasi selama masa pinjaman.
Sancho, yang dipinjam dari Manchester United, hanya menyumbang satu gol dan tiga assist dalam 39 laga di semua kompetisi. Kontribusinya yang minim membuat Unai Emery enggan mempermanenkannya, meski pada Februari lalu ia sempat membuka peluang. Kini, Villa disebut siap bergerak cepat untuk mengamankan jasa Gakpo yang dihargai sekitar £74 juta oleh Liverpool.
Menurut laporan TEAMtalk, Villa bersama Tottenham Hotspur, AC Milan, dan Atletico Madrid telah melakukan pembicaraan awal dengan perantara untuk menjajaki kemungkinan transfer pemain berusia 27 tahun itu. Gakpo dikabarkan khawatir akan perannya di bawah pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola, setelah kepergian Arne Slot. Ia tidak ingin menjadi pemain cadangan musim depan, sehingga pintu keluar dari Anfield terbuka lebar.
Perbandingan produktivitas antara Gakpo dan Sancho menjadi alasan utama Villa melirik pemain Belanda itu. Sancho gagal mencapai dua digit gol atau assist dalam empat musim terakhirnya di Manchester United dan Chelsea. Sebaliknya, Gakpo konsisten menjadi ancaman di lini depan, baik sebagai sayap kiri, kanan, maupun penyerang tengah. Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, bahkan menyebutnya sebagai pemain yang “sungguh berbahaya”.
Bagi Villa, merekrut Gakpo bukan sekadar mengganti Sancho, melainkan juga investasi jangka panjang untuk bersaing di dua kompetisi elite. Namun, persaingan ketat dari klub-klub Eropa lainnya memaksa Villa untuk bergerak cepat. Jika tidak segera mengambil keputusan, Gakpo bisa saja mendarat di Tottenham atau bahkan ke Serie A bersama Milan.
Pertanyaan besarnya: akankah Villa bersedia mengeluarkan dana sebesar £74 juta, atau justru mencari alternatif lain yang lebih terjangkau? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan komposisi skuad Emery untuk menghadapi tantangan Liga Champions.



