Pembalap Muda Prancis Celia Gery Menang Etape Ketujuh Giro Wanita
Baca dalam 60 detik
- Celia Gery, 20 tahun, memenangi etape ketujuh Giro d'Italia Wanita setelah mematahkan perlawanan Lucinda Brand di sprint akhir.
- Etape ini diwarnai insiden yang melibatkan pemimpin klasemen Anna van der Breggen, yang tetap mempertahankan jersey pink meski terjatuh.
- Etape kedelapan akan menjadi penentu dengan tanjakan legendaris Colle delle Finestre setinggi 2.180 meter.

Pembalap muda asal Prancis, Celia Gery, mencatatkan namanya dalam sejarah Giro d'Italia Wanita setelah memenangi etape ketujuh yang berlangsung Jumat (11/7). Atlet berusia 20 tahun itu sukses mengalahkan Lucinda Brand dalam duel sprint di garis finis, sekaligus meraih kemenangan etape pertamanya di ajang balap sepeda bergengsi tersebut.
Gery merupakan bagian dari rombongan enam pembalap yang memisahkan diri dari peloton sejak awal etape sepanjang 159 kilometer dari Sorbolo Mezzani menuju Salice Terme. Meski Brand memimpin saat memasuki tikungan terakhir, Gery mampu keluar dari balik roda pembalap Belanda itu dan melesat lebih dulu ke garis finis. "Agak aneh berada di posisi itu, tapi saya tetap tenang dan berusaha maksimal," ujar Gery seusai balapan.
Pembalap tuan rumah Italia, Chantal Pegolo, finis di posisi ketiga, sementara dua pembalap Inggris, Millie Couzens dan Josie Nelson, masing-masing menempati peringkat sembilan dan sepuluh. Kemenangan ini menjadi bukti ketajaman insting balap Gery yang masih sangat muda, sekaligus menunjukkan dominasi tim FDJ United–Suez di ajang ini.
Di sisi lain, pemimpin klasemen umum Anna van der Breggen terlibat insiden jatuh saat balapan memasuki kilometer ke-55. Namun, pembalap Belanda dari tim SD Worx–Protime itu mampu bangkit dan mempertahankan jersey pink. Van der Breggen kini unggul satu menit atas rekan senegaranya, Demi Vollering, dan satu menit 24 detik atas Antonia Niedermaier dari Jerman.
Etape kedelapan yang akan digelar Sabtu (12/7) diprediksi menjadi penentu persaingan gelar juara. Rute sepanjang 105 kilometer dari Rivoli ke Sestriere menghadirkan tantangan terberat: tanjakan Colle delle Finestre setinggi 2.180 meter. Jalur ini pernah menjadi saksi serangan dahsyat Chris Froome dan Simon Yates di Giro putra, dan kini siap menguji para pembalap wanita.
Bagi penggemar balap sepeda di Indonesia, ajang Giro d'Italia Wanita semakin menarik diikuti karena menyajikan persaingan ketat antar tim Eropa. Meski belum ada pembalap Asia Tenggara yang tampil, perkembangan balap sepeda wanita global dapat menjadi inspirasi bagi atlet muda Indonesia untuk menembus level tertinggi. Dengan adanya siaran langsung di platform digital, masyarakat Indonesia bisa menyaksikan aksi para pembalap di tanjakan ikonik tersebut.
Pertanyaannya, akankah Van der Breggen mampu mempertahankan keunggulannya di medan pegunungan, atau justru Vollering yang akan melakukan perlawanan balik? Etape kedelapan akan memberikan jawaban pertama, sebelum final di Roma pada Minggu.



