Everton Buru Marc Casado: Gelandang Barcelona Seharga £20 Juta Jadi Target Utama
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan telah melakukan pembicaraan awal untuk merekrut gelandang Barcelona, Marc Casado, yang dihargai £20 juta.
- Casado dinilai sebagai peningkatan signifikan dibandingkan Tim Iroegbunam, terutama dalam hal penguasaan bola dan penguasaan permainan.
- Monaco menjadi pesaing utama, memaksa Everton bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan pemain berusia 22 tahun itu.

Everton tengah mengincar gelandang muda Barcelona, Marc Casado, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lini tengah dan mengejar ambisi tampil di kompetisi Eropa pada musim 2026/2027. Klub asal Merseyside itu dikabarkan telah mengadakan pembicaraan awal dengan perwakilan pemain berusia 22 tahun tersebut, meskipun harus bersaing dengan sejumlah klub Premier League lainnya serta Monaco yang saat ini diunggulkan.
Menurut laporan TEAMtalk, Everton termasuk dalam daftar panjang peminat Casado yang juga mencakup Newcastle United, Aston Villa, Brighton, Nottingham Forest, Manchester United, dan Crystal Palace. Namun, Monaco disebut-sebut sebagai pihak terdepan untuk menyelesaikan transfer senilai £20 juta. Situasi ini menempatkan Everton dalam posisi yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan jika ingin merebut tanda tangan pemain jebolan La Masia tersebut.
Manajer David Moyes diyakini ingin membangun skuad yang lebih dominan dan mampu mengontrol permainan, bukan hanya mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik. Musim lalu, Everton finis di peringkat ke-13 Premier League, sementara klub-klub dengan ukuran serupa seperti Bournemouth, Brighton, dan Crystal Palace berhasil lolos ke kompetisi Eropa. Hal ini menjadi pendorong utama bagi Moyes untuk melakukan perombakan, terutama di lini tengah.
Tim Iroegbunam, gelandang Everton yang menjadi starter dalam 17 pertandingan liga musim lalu, dinilai kurang nyaman dalam penguasaan bola di level tertinggi. Statistik menunjukkan bahwa ia hanya menyelesaikan 81% operannya dan kehilangan bola setiap 28 sentuhan. Sebagai perbandingan, Casado hanya kehilangan bola setiap 174 sentuhan—sebuah perbedaan yang mencolok dan menunjukkan kemampuannya dalam menjaga penguasaan bola.
Casado, yang mendapat julukan "animal" dari rekan setimnya di timnas Spanyol, Bryan Zaragoza, adalah produk asli akademi Barcelona. Ia dibesarkan dengan filosofi sepak bola penguasaan, mirip dengan Sergio Busquets, Andrés Iniesta, atau Xavi. Meskipun hanya menjadi starter dalam 10 dari 24 penampilan La Liga musim lalu karena persaingan ketat dengan Frenkie de Jong, Casado tetap menunjukkan kualitasnya dalam mendikte tempo permainan.
Bagi Everton, merekrut Casado bukan sekadar menambah kedalaman skuad, melainkan langkah untuk mengubah identitas permainan. Moyes membutuhkan gelandang yang mampu mengatur ritme dan mengurangi tekanan di lini belakang. Kehadiran Casado diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara fisik dan teknik yang selama ini kurang dimiliki Everton.
Namun, tantangan terbesar adalah persaingan dengan Monaco yang diyakini lebih percaya diri menyelesaikan kesepakatan. Everton harus segera mengambil inisiatif jika tidak ingin kehilangan target. Apakah Moyes dan jajaran direksi mampu bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini, atau kembali harus puas dengan opsi kedua? Jawabannya akan menentukan arah klub dalam beberapa musim ke depan.



