Perjalanan Mimpi Buruk Timnas Wales: Tiba 23 Jam Sebelum Kick-off, Pelatih Tolak Alasan
Baca dalam 60 detik
- Skuad Wales baru tiba di Podgorica kurang dari sehari sebelum laga kualifikasi Piala Dunia Wanita melawan Montenegro akibat badai listrik yang memaksa pesawat mendarat di Italia.
- Pelatih Rhian Wilkinson memuji staf yang mengorbankan kenyamanan demi pemain, namun menegaskan timnya tetap siap bertanding tanpa alasan.
- Laga ini krusial bagi Wales yang bersaing dengan Republik Ceko untuk posisi puncak grup dan jalur play-off yang lebih ringan.

Tim nasional wanita Wales harus menghadapi ujian mental dan fisik setelah perjalanan mereka ke Montenegro berubah menjadi mimpi buruk akibat badai listrik. Skuad asuhan Rhian Wilkinson baru tiba di Podgorica kurang dari 23 jam sebelum kick-off laga kualifikasi Piala Dunia Wanita, Jumat (6/6) malam WIB. Meski demikian, Wilkinson bersikeras tidak ada alasan untuk tampil buruk.
Rombongan Wales seharusnya mendarat di Montenegro pada Rabu malam, namun pesawat mereka dialihkan ke Brindisi, Italia selatan, karena badai petir yang membahayakan penerbangan. Akibatnya, pemain baru mendapatkan akomodasi pada Kamis dini hari, sementara Wilkinson dan sebagian besar staf pelatih terpaksa bermalam di ruang tunggu bandara. "Ini tidak menyenangkan, menghabiskan malam di bandara untuk staf. Tapi bagaimana mereka memprioritaskan pemain, memastikan mereka tidur dan makan, itu luar biasa," ujar Wilkinson.
Strategi manajemen tim sengaja menyembunyikan sebagian kekacauan dari para pemain. "Mereka tidak tahu separuh dari apa yang terjadi, dan itulah intinya. Kami tidak berusaha melindungi mereka dari tantangan, tapi kami memastikan performa mereka tidak terganggu," kata Wilkinson. Para pemain menghabiskan sebagian besar Kamis untuk beristirahat di akomodasi darurat di Italia selatan, jauh dari hiruk-pikuk negosiasi logistik.
Laga melawan Montenegro bukan sekadar pertandingan biasa. Wales saat ini bersaing ketat dengan Republik Ceko di puncak Grup B1. Kedua tim sama-sama mengoleksi poin, namun Ceko unggul selisih gol. Pemenang grup akan mendapatkan jalur play-off yang lebih mudah menuju Piala Dunia 2027. Republik Ceko akan menjamu Albania pada hari yang sama sebelum bertandang ke Cardiff untuk menghadapi Wales pada 9 Juni. Jika poin imbang, head-to-head menjadi penentu, disusul selisih gol.
Wilkinson enggan terbebani skenario tie-breaker. "Itu bukan sesuatu yang kami kejar. Yang kami bicarakan adalah memenangkan dua pertandingan terakhir grup dan mengurus nasib sendiri," tegasnya. Keyakinan itu didasari performa impresif Wales yang belum terkalahkan dalam enam laga terakhir, termasuk kemenangan telak 6-1 atas Montenegro di pertemuan pertama.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah perjalanan Wales ini mengingatkan pada tantangan logistik yang kerap dihadapi timnas Garuda saat bertandang ke negara tetangga. Meski level persaingan berbeda, prinsip manajemen krisis dan mentalitas pantang menyerah tetap relevan. Pertanyaan besarnya: mampukah Wales menjaga rekor tak terkalahkan dan mengamankan posisi puncak grup meski diguncang badai sebelum pertandingan?



