Oliver Glasner Restui Pinangan AC Milan, Ralf Rangnick Masih Terkendala Timnas Austria
Baca dalam 60 detik
- Oliver Glasner disebut telah menyetujui tawaran menjadi pelatih kepala AC Milan setelah pertemuan dengan manajemen klub.
- Milan masih menunggu keputusan Federasi Sepak Bola Austria yang enggan melepas Ralf Rangnick untuk posisi direktur olahraga.
- Jika gagal ke Milan, Glasner berencana mengambil jeda dan menunggu peluang di klub top Eropa pada musim 2026-2027.

AC Milan semakin dekat dengan era baru di kursi kepelatihan. Oliver Glasner, pelatih yang akan meninggalkan Crystal Palace, dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk mengambil alih tim utama Rossoneri. Namun, rencana restrukturisasi manajemen klub asal Italia itu masih menghadapi kendala karena target mereka untuk posisi direktur olahraga, Ralf Rangnick, belum dilepas oleh Federasi Sepak Bola Austria.
Keputusan Milan untuk membangun ulang jajaran manajemen puncak diambil setelah mereka memecat pelatih Massimiliano Allegri, direktur olahraga Igli Tare, direktur teknis Geoffrey Moncada, dan CEO Giorgio Furlani sehari setelah musim 2025-26 berakhir. Langkah ini menandai perubahan besar di klub yang tengah berusaha kembali ke papan atas Serie A dan kompetisi Eropa.
Glasner, yang sukses membawa Crystal Palace ke posisi aman di Premier League, menjadi kandidat utama setelah melalui serangkaian pertemuan dengan perwakilan Milan. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, dalam pertemuan terakhir pada Selasa lalu, ia mempresentasikan visi permainan di hadapan pemilik klub Gerry Cardinale dan penasihat senior Zlatan Ibrahimovic. Kini, ia tinggal menunggu persetujuan akhir dari klub untuk mulai bekerja.
Namun, jika kesepakatan dengan Milan batal, Glasner disebut akan mengambil cuti pendek dan menanti tawaran dari klub top Eropa pada pertengahan musim 2026-27. Sementara itu, pelatih tim nasional AS Mauricio Pochettino, yang tengah sibuk mempersiapkan Piala Dunia 2026, menjadi opsi kedua bagi Milan.
Di sisi lain, upaya Milan mendatangkan Ralf Rangnick sebagai direktur olahraga masih terganjal. Rangnick, yang juga menangani Timnas Austria, sedang fokus mempersiapkan Piala Dunia 2026. Federasi Austria bahkan dikabarkan ingin memperpanjang kontraknya hingga EURO 2028. Situasi ini membuat Milan harus mempertimbangkan opsi lain, seperti mantan direktur Barcelona Ramon Planes.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Milan ini menunjukkan ambisi untuk kembali bersaing di level tertinggi. Namun, ketidakpastian di posisi direktur olahraga bisa menghambat perekrutan pemain dan strategi jangka panjang. Di Indonesia, perkembangan ini menarik perhatian karena banyak penggemar Serie A yang menantikan kebangkitan Milan. Apakah Glasner akan menjadi sosok yang membawa perubahan, atau justru Milan harus bersabar menunggu Rangnick?



