Target Juara Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Gelar TC 20 Hari di Bali
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia akan menjalani pemusatan latihan 20 hari di Bali pada Juli 2026 sebagai persiapan Piala AFF 2026.
- Jeda kompetisi domestik yang baru dimulai September 2026 dimanfaatkan untuk menjaga kebugaran pemain.
- Ketua BTN Sumardji menegaskan target tim adalah juara, memanfaatkan persiapan panjang tanpa gangguan liga.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7339649/original/083452800_1780123190-20260530_105743.jpg)
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji memastikan Timnas Indonesia akan menggelar pemusatan latihan (TC) selama 20 hari di Bali pada awal Juli 2026, sebagai bagian dari persiapan serius menuju Piala AFF 2026. Target yang dicanangkan pun ambisius: merebut gelar juara yang sudah lama dinanti.
Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan jeda kompetisi domestik yang cukup panjang. BRI Liga 1 baru akan bergulir pada September 2026, sementara Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Artinya, para pemain memiliki waktu luang sekitar dua bulan tanpa pertandingan resmi sebelum turnamen dimulai.
Menurut Sumardji, masa off season ini justru menjadi peluang emas untuk mempersiapkan tim secara maksimal. "Jeda waktu yang cukup panjang dan anak-anak tidak ada kegiatan inilah yang kita manfaatkan untuk betul-betul mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya. Ia menambahkan bahwa program latihan telah dirancang agar pemain tidak kehilangan kondisi fisik dan mental terbaiknya.
TC di Bali merupakan tahap kedua setelah pemusatan latihan awal di Jakarta pada 26-30 Mei 2026. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akan menggunakan kesempatan ini untuk memantau dan menyeleksi pemain yang akan menjadi tulang punggung skuad di Piala AFF. Dengan durasi 20 hari, Herdman diharapkan bisa membangun chemistry tim serta menyempurnakan taktik.
Ambisi tinggi ini bukan tanpa alasan. Timnas Indonesia sudah lama tidak merasakan gelar Piala AFF, dan Sumardji menegaskan bahwa target juara bukan sekadar wacana. "Ingat ya, kembali bahwa target kita tidak main-main. Kita ingin target kita adalah meraih juara untuk Piala AFF. Kami merindukan itu," tegasnya. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persiapan akan dilakukan secara profesional dan terukur.
Bagi pengamat sepak bola nasional, langkah ini dinilai strategis. Dengan memanfaatkan jeda kompetisi, pelatih bisa fokus membangun tim tanpa tekanan jadwal padat. Namun, tantangan tetap ada, seperti menjaga motivasi pemain selama latihan panjang serta memastikan tidak ada cedera yang mengganggu.
Ke depan, publik akan menanti apakah program TC 20 hari di Bali ini mampu mengantar Timnas Indonesia meraih gelar yang sudah lama dinanti. Pertanyaan besarnya: mampukah skuad Garuda memanfaatkan momentum ini untuk kembali berjaya di Asia Tenggara?



