Badai Petir Gagalkan Penerbangan Timnas Wanita Wales ke Montenegro, Persiapan Kualifikasi Piala Dunia Terganggu
Baca dalam 60 detik
- Pesawat yang membawa timnas wanita Wales dialihkan ke Brindisi, Italia, akibat badai petir di Podgorica, Montenegro, menjelang laga kualifikasi Piala Dunia.
- Staf pelatih termasuk pelatih kepala Rhian Wilkinson terpaksa menginap di bandara Italia saat FAW berupaya mengatur akomodasi dan transportasi alternatif.
- Laga penentuan melawan Montenegro tetap dijadwalkan Jumat, namun persiapan yang kacau bisa mempengaruhi performa Wales yang bersaing ketat dengan Republik Ceko di puncak grup.

Perjalanan tim nasional wanita Wales menuju laga kualifikasi Piala Dunia di Montenegro berubah menjadi mimpi buruk setelah pesawat mereka terpaksa mendarat darurat di Italia akibat badai petir yang melanda kawasan Podgorica. Insiden ini memicu kekhawatiran akan kesiapan fisik dan mental para pemain jelang pertandingan krusial hari Jumat.
Pesawat lepas landas dari Cardiff pada pukul 16.30 BST Rabu lalu dan dijadwalkan tiba di Montenegro tiga jam kemudian. Namun, saat hendak mendarat di Podgorica, awak pesawat mendapati kondisi cuaca ekstrem dengan sambaran petir di sekitar bandara. Pilot memutuskan untuk mengalihkan rute ke Brindisi, sebuah kota pelabuhan di selatan Italia.
Setelah menunggu lebih dari tiga jam di landasan dengan harapan cuaca membaik, pihak maskapai dan ofisial tim memutuskan untuk menginap di Brindisi. Keputusan mendadak itu membuat staf Football Association of Wales (FAW) bekerja keras mencari kamar hotel pada dini hari Kamis. Beberapa anggota tim, termasuk pelatih kepala Rhian Wilkinson, bahkan harus bermalam di bandara Brindisi.
Dalam pernyataan resmi di media sosial, FAW mengonfirmasi bahwa tim akan mengatur perjalanan alternatif menuju Montenegro pada Kamis. โKarena badai di Podgorica, penerbangan tim nasional wanita Cymru dialihkan dan mendarat dengan selamat di Bandara Brindisi di Italia selatan. Tim akan menginap semalam di Italia dan akan mengatur perjalanan alternatif ke Montenegro menjelang pertandingan Jumat malam,โ tulis FAW.
Kekacauan ini terjadi di saat yang sangat tidak menguntungkan. Wales saat ini berada di posisi kedua Grup B1 dengan 10 poin, sama dengan pemuncak klasemen Republik Ceko. Laga melawan Montenegro adalah pertandingan kedua terakhir, dan hasilnya akan sangat menentukan peluang Wales untuk finis di puncak grup. Setelah itu, mereka akan menjamu Republik Ceko di Cardiff pada Selasa depan.
Bagi pembaca di Indonesia, kisah ini mengingatkan pada tantangan logistik yang kerap dihadapi tim sepak bola nasional saat bertanding di kawasan dengan infrastruktur transportasi yang terbatas. Timnas Indonesia, misalnya, pernah mengalami penundaan penerbangan akibat cuaca buruk saat bertanding di luar negeri. Pengalaman Wales menunjukkan betapa pentingnya rencana cadangan yang matang, terutama saat bertanding di negara dengan kondisi cuaca ekstrem.
Pelatih Wilkinson sendiri memiliki โurusan yang belum selesaiโ dengan tim Wales, merujuk pada ambisinya untuk membawa Wales lolos ke Piala Dunia. Gangguan ini bisa menjadi ujian mental bagi para pemain, namun juga bisa memicu semangat juang yang lebih besar. Pertanyaannya, akankah perjalanan yang kacau ini menjadi batu sandungan atau justru pelecut semangat bagi Wales?

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853734/original/003850600_1780677296-Screenshot_2026-06-05_231600.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853797/original/085238500_1780677622-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-2.JPG.jpeg)