Top Skor Aston Villa, Kirsty Hanson, Dikabarkan Segera Bergabung ke Tottenham
Baca dalam 60 detik
- Kirsty Hanson, pencetak gol terbanyak Aston Villa musim lalu, dikabarkan akan pindah ke Tottenham setelah tawaran diterima.
- Pemain timnas Skotlandia itu menjadi top skor ketiga WSL dengan 12 gol, hanya kalah dari Khadija Shaw dan Alessia Russo.
- Kedatangan Hanson diprediksi memperkuat lini depan Tottenham yang musim lalu finis kelima di bawah asuhan Martin Ho.

Aston Villa harus rela kehilangan mesin gol mereka. Kirsty Hanson, pemain depan sekaligus top skor klub musim lalu, dikabarkan akan segera berseragam Tottenham Hotspur setelah kedua klub mencapai kesepakatan transfer.
Pemain berusia 28 tahun itu tampil gemilang bersama Villa di ajang Women's Super League (WSL) musim 2025-26. Ia mencatatkan 12 gol dari 22 pertandingan, menjadikannya pencetak gol terbanyak ketiga di liga—hanya kalah dari Khadija Shaw (Manchester City) dan Alessia Russo (Arsenal). Tak hanya itu, Hanson juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Villa dan meraih penghargaan Gol Terbaik WSL berkat sepakannya ke gawang West Ham United.
Kabar ketertarikan Tottenham terhadap Hanson sebenarnya sudah mencuat sejak Mei lalu. Kini, BBC Sport melaporkan bahwa tawaran Spurs telah diterima oleh Villa, dan proses negosiasi kontrak pribadi dengan Hanson tengah berjalan. Meski demikian, nilai transfer yang disepakati belum diungkap ke publik. Hanson sendiri masih memiliki sisa kontrak satu tahun di Villa Park.
Kedatangan Hanson diprediksi menjadi suntikan amunisi baru bagi lini depan Tottenham. Musim lalu, Spurs finis di peringkat kelima WSL di bawah asuhan Martin Ho—yang baru pertama kali menangani tim setelah pindah dari SK Brann. Manajemen Tottenham tampak serius memperkuat skuad dengan telah mendatangkan penyerang West Ham, Shekiera Martinez, dan bek Belanda, Caitlin Dijkstra, di jendela transfer ini.
Bagi penggemar sepak bola wanita di Indonesia, pergerakan ini menarik dicermati. WSL semakin kompetitif dengan perburuan pemain bintang antar klub papan atas. Tottenham yang musim lalu nyaris merebut tiket Liga Champions Wanita (finis kelima, hanya terpaut beberapa poin dari zona Eropa) jelas berambisi menembus empat besar. Hanson, dengan pengalaman dan naluri golnya, bisa menjadi kunci untuk mencapai target tersebut.
Pertanyaan besarnya, akankah Hanson mampu beradaptasi cepat di bawah arahan Martin Ho—pelatih yang sudah ia kenal sejak di Manchester United? Atau justru tekanan sebagai pemain baru di klub yang tengah membangun skuad impian akan menjadi tantangan tersendiri? Musim depan akan menjadi jawabannya.



