Telkom Lepas Seluruh Saham AdMedika, Fokus ke Bisnis Inti dan Transformasi Empat Pilar
Baca dalam 60 detik
- Telkom melalui anak usahanya menjual 100% saham AdMedika ke Fullerton asal Singapura, sebagai bagian dari penataan portofolio non-inti.
- Divestasi ini sejalan dengan arahan Danantara untuk menyederhanakan struktur anak usaha BUMN dan membuka nilai tambah dari aset yang dilepas.
- Langkah ini memungkinkan Telkom lebih lincah bersaing global dengan fokus pada infrastruktur digital, layanan B2C/B2B, dan ekspansi internasional.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi melepas seluruh kepemilikannya di PT Administrasi Medika (AdMedika) melalui anak usaha PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) dan PT Metra Digital Investama (MDI). Divestasi penuh sebanyak 452.330 lembar saham itu dilakukan pada 2 Juni 2026 kepada Global Assistance & Healthcare Singapore Pte. Ltd. (Fullerton) sebagai pembeli terpilih. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa raksasa telekomunikasi pelat merah itu tengah merampingkan portofolio bisnis di luar core usahanya.
Manajemen Telkom menyatakan bahwa pelepasan saham AdMedika merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan menuju model Strategic Holding. Perusahaan yang dipimpin oleh Direktur Utama Ririek Adriansyah ini tengah memfokuskan diri pada empat pilar utama: infrastruktur digital, layanan terintegrasi B2C, layanan ICT B2B, dan ekspansi internasional. Dengan demikian, aset non-inti seperti layanan kesehatan yang dijalankan AdMedika dinilai tidak lagi sejalan dengan arah bisnis jangka panjang.
โUntuk memperkuat fundamental bisnis dan penataan portofolio, Telkom melakukan streamlining terhadap aset non-core. Ke depan, perusahaan akan lebih fokus, lincah, dan kompetitif di kancah global,โ demikian pernyataan resmi manajemen, Rabu (3/6/2026).
Selain menyederhanakan struktur bisnis, aksi korporasi ini juga bertujuan membuka nilai tambah (unlock value) dari aset yang dilepas. Telkom mengakui bahwa langkah ini sejalan dengan kebijakan PT Danantara Asset Management (Persero) yang mendorong penataan dan penyederhanaan anak usaha di lingkungan BUMN. โKami mengikuti aspirasi Danantara dalam streamlining anak perusahaan,โ tambah manajemen.
Bagi investor dan pelaku pasar, divestasi ini menandakan bahwa Telkom serius melakukan transformasi portofolio. Sejak beberapa tahun terakhir, perusahaan memang gencar melepas aset-aset yang tidak lagi menjadi prioritas, seperti beberapa anak usaha di bidang properti dan kini layanan kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi modal dan memungkinkan perusahaan mengalokasikan sumber daya ke sektor-sektor dengan prospek pertumbuhan lebih tinggi, seperti data center, cloud, dan konektivitas broadband.
Di sisi lain, keputusan Telkom untuk keluar dari bisnis kesehatan juga mencerminkan tren global di mana perusahaan telekomunikasi cenderung memfokuskan diri pada infrastruktur digital dan layanan teknologi informasi. Persaingan di industri telekomunikasi yang semakin ketat, terutama dengan hadirnya pemain baru dan tuntutan investasi 5G, memaksa operator untuk lebih selektif dalam mengelola aset.
Meski demikian, Telkom menegaskan bahwa pelepasan AdMedika tidak akan mengganggu operasional maupun kinerja keuangan perusahaan secara material. โTransaksi ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Telkom,โ demikian pernyataan resmi perseroan.
Ke depan, pertanyaan yang mengemuka adalah seberapa agresif Telkom akan melanjutkan program streamlining ini. Dengan portofolio yang masih mencakup berbagai sektor, mulai dari perbankan (Bank Rakyat Indonesia) hingga properti (PT Graha Sarana Duta), investor tentu menanti langkah selanjutnya. Apakah akan ada lagi pelepasan aset non-inti dalam waktu dekat? Ataukah Telkom akan mempertahankan beberapa anak usaha yang dinilai masih memiliki sinergi strategis? Jawabannya akan menentukan arah transformasi BUMN telekomunikasi terbesar di Indonesia ini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7834190/original/068511000_1780654600-IMG_2910.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7821886/original/018286300_1780640642-13bfc215-5e28-4ab4-bf54-0689360bdd45.jpg)