Fiorentina Buru Talenta Muda: Volpato, Gustavo Sá, atau Viery Jadi Target Rekonstruksi Skuad
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina mengincar tiga pemain muda kreatif untuk memperkuat lini serang di bawah pelatih anyar Fabio Grosso, dengan banderol yang bervariasi antara €12 juta hingga €30 juta.
- Cristian Volpato, yang pernah bekerja sama dengan Grosso di Sassuolo, menjadi opsi paling realistis secara harga, sementara Gustavo Sá dari Famalicao dinilai terlalu mahal.
- Di sektor pertahanan, tawaran awal Fiorentina untuk Viery sebesar €12 juta ditolak Gremio yang meminta €20 juta, memaksa klub mencari alternatif lebih murah seperti Adam Obert.

Fiorentina tengah gencar memburu amunisi baru untuk menyongsong era kepelatihan Fabio Grosso. Klub asal Florence itu dikabarkan mengincar setidaknya tiga nama muda potensial, yakni Cristian Volpato (Sassuolo), Gustavo Sá (Famalicao), dan Viery (Gremio), sebagai bagian dari rekonstruksi skuad pasca-musim yang mengecewakan.
Musim lalu, La Viola nyaris terdegradasi meski berhasil menembus perempat final Conference League. Kondisi itu memicu perubahan di kursi pelatih, dengan Grosso—yang baru saja membawa Sassuolo finis di papan tengah Serie A setelah promosi dari Serie B—dipercaya menggantikan posisi yang ditinggalkan. Grosso dikenal sebagai pelatih yang gemar memainkan formasi dengan seorang kreator di belakang penyerang, dan ketiga nama incaran tersebut dinilai cocok dengan skema itu.
Volpato menjadi opsi paling menarik karena ia sudah pernah bekerja di bawah arahan Grosso di Sassuolo. Pemain berusia 21 tahun itu baru saja dipanggil tim nasional Australia untuk persiapan Piala Dunia 2026, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Namun, Sassuolo membanderolnya dengan harga €15-20 juta, angka yang masih lebih rendah dibandingkan pesaing utamanya, Gustavo Sá.
Gustavo Sá, gelandang serang asal Famalicao (Portugal), disebut-sebut sebagai target utama Grosso. Meski baru berusia 21 tahun, ia telah mencatatkan empat gol dan dua assist dalam 34 pertandingan musim ini. Namun, nilai transfernya mencapai €30 juta, membuat Fiorentina harus berpikir ulang mengingat keterbatasan anggaran.
Di sektor pertahanan, Fiorentina juga mengincar bek tengah Gremio, Viery, yang baru berusia 21 tahun. Klub Italia itu telah mengajukan tawaran senilai €12 juta, namun langsung ditolak oleh Gremio yang meminta €20 juta. Angka tersebut dinilai terlalu tinggi oleh manajemen Fiorentina, sehingga mereka mulai melirik opsi yang lebih terjangkau, seperti Adam Obert dari Cagliari yang dibanderol €8-10 juta. Meski demikian, Obert dinilai belum memiliki pengalaman sebanyak Viery.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Fiorentina ini menunjukkan ambisi untuk membangun kembali tim secara bertahap dengan merekrut pemain muda yang memiliki potensi jual tinggi. Namun, ketatnya anggaran menjadi kendala utama, terutama jika dibandingkan dengan klub-klub papan atas Serie A yang lebih leluasa berbelanja. Pertanyaan besarnya, akankah Fiorentina mampu mengamankan setidaknya satu dari target utama mereka, atau justru harus puas dengan alternatif yang lebih murah?



