Rangnick ke Milan? Zlatan Ibrahimovic Bisa Digeser demi Restrukturisasi Rossoneri
Baca dalam 60 detik
- AC Milan dikabarkan tengah menjajaki opsi mendatangkan Ralf Rangnick sebagai direktur teknis, yang berpotensi menggeser peran Zlatan Ibrahimovic.
- Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi manajemen klub setelah musim yang mengecewakan, dengan Oliver Glasner juga disebut sebagai kandidat pelatih.
- Keputusan Milan akan berdampak pada bursa transfer Serie A dan bisa memicu pergerakan pemain seperti Solet dan Bisseck.

AC Milan kembali menjadi pusat spekulasi setelah muncul laporan bahwa Ralf Rangnick, pelatih tim nasional Austria, menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi direktur teknis. Langkah ini berpotensi menggeser peran Zlatan Ibrahimovic yang saat ini menjabat sebagai penasihat senior klub. Keputusan ini diambil di tengah tekanan untuk merombak struktur manajemen setelah performa inkonsisten Rossoneri dalam dua musim terakhir.
Menurut sumber internal, Rangnick telah memberikan sinyal positif terhadap tawaran tersebut, meskipun masih ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah keleluasaan dalam menentukan arah kebijakan transfer dan pengembangan pemain muda. Jika terealisasi, Rangnick akan bekerja sama dengan Oliver Glasner, yang disebut-sebut sebagai calon pelatih anyar Milan. Duet Rangnick-Glasner diyakini bisa membawa filosofi sepak bola modern ala Jerman ke San Siro.
Di sisi lain, Ibrahimovic yang baru bergabung sebagai penasihat pada Desember lalu, kini posisinya terancam. Mantan striker Swedia itu memang memiliki pengaruh besar di klub, tetapi hasil yang kurang memuaskan membuat manajemen berpikir ulang. Keputusan final diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan, seiring dengan persiapan bursa transfer musim panas.
Kabar ini menjadi perhatian khusus bagi penggemar sepak bola Indonesia, yang selama ini mengikuti perkembangan Serie A melalui berbagai platform. AC Milan memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan perubahan di jajaran manajemen bisa memengaruhi strategi transfer klub. Jika Rangnick benar-benar bergabung, pendekatan berbasis data dan pengembangan pemain muda yang ia usung mungkin akan diadopsi, mirip dengan yang diterapkan di Red Bull. Hal ini bisa berdampak pada peluang pemain muda Indonesia untuk berkiprah di Eropa, mengingat Milan sering menjadi tujuan pemain Asia.
Sementara itu, rival sekota Inter Milan juga tidak tinggal diam. Nerazzurri dikabarkan tengah memantau situasi ini dan siap memanfaatkan setiap celah untuk memperkuat skuad. Persaingan di bursa transfer Serie A diprediksi akan semakin ketat, terutama jika Milan melepas sejumlah pemain untuk mendanai belanja. Di sisi lain, Juventus juga bergerak dengan mendekati penyerang PSG, Kolo Muani, yang nilai transfernya mencapai β¬30 juta.
Keputusan Milan dalam beberapa pekan ke depan tidak hanya akan menentukan arah klub, tetapi juga bisa mengubah peta kekuatan di Serie A. Apakah Rangnick akan menjadi katalis kebangkitan Rossoneri, atau justru menimbulkan kekacauan baru? Hanya waktu yang bisa menjawab.



