Monza Incar Winger City Claudio Echeverri, Bekas Buruan Roma
Baca dalam 60 detik
- Klub promosi Serie A, Monza, membidik gelandang serang Manchester City, Claudio Echeverri, yang sebelumnya diminati Roma.
- Echeverri, 20 tahun, baru menjalani masa peminjaman di Bayer Leverkusen dan Girona musim lalu dengan catatan satu gol dan satu assist.
- Kedekatan direktur olahraga Monza, Nicolas Burdisso, yang juga orang Argentina, menjadi faktor kunci dalam upaya transfer ini.

Klub promosi Serie A, Monza, dikabarkan tengah berupaya mendatangkan gelandang serang muda Manchester City, Claudio Echeverri, yang sebelumnya menjadi incaran AS Roma pada bursa transfer musim panas 2025. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Monza untuk tampil kompetitif di kasta tertinggi Italia setelah sukses kembali ke Serie A hanya dalam satu musim.
Monza finis di peringkat ketiga Serie B musim lalu dan memastikan promosi melalui babak playoff pada akhir Mei. Kini, mereka mulai bergerak di bursa transfer. Menurut laporan Gianluca Di Marzio dan Sky Sport Italia, Echeverri masuk dalam daftar prioritas. Pemain berusia 20 tahun itu dikenal oleh direktur olahraga Monza, Nicolas Burdisso, yang juga berasal dari Argentina dan pernah bermain di Serie A bersama Inter, Roma, Genoa, dan Torino.
Ketertarikan Monza terhadap Echeverri bukanlah yang pertama kali. Pada musim panas 2024, Roma sempat mencoba merekrutnya saat Gian Piero Gasperini masih menukangi klub ibu kota. Namun, City saat itu menolak melepas Echeverri secara permanen, sehingga Roma gagal mendapatkannya. Alhasil, pemain muda Argentina itu dipinjamkan ke Bayer Leverkusen pada paruh pertama musim 2025/26, lalu ke Girona—klub mitra City di LaLiga—pada paruh kedua.
Catatan Echeverri selama masa peminjaman tidak terlalu mentereng. Ia hanya tampil enam kali di Bundesliga bersama Leverkusen, namun mendapat lebih banyak menit bermain di Girona dengan 17 penampilan di LaLiga, menyumbang satu gol dan satu assist. Meski angka itu belum mencerminkan potensi penuhnya, Burdisso diyakini melihat kualitas teknis dan visi bermain Echeverri yang cocok dengan gaya permainan Monza.
Bagi Monza, merekrut pemain seperti Echeverri adalah langkah berani. Klub yang berbasis di kota kecil dekat Milan ini tidak memiliki sejarah besar di Serie A, namun ambisi mereka nyata. Kehadiran Burdisso sebagai direktur olahraga menjadi jembatan penting untuk mendatangkan talenta Argentina. Sebelumnya, Monza juga sukses merekrut beberapa pemain Italia dan asing berkualitas.
Di sisi lain, Manchester City tampaknya masih terbuka untuk melepas Echeverri dengan skema pinjaman atau transfer permanen dengan klausul pembelian kembali. City memiliki banyak pemain muda berbakat dan kerap meminjamkan mereka untuk mengasah kemampuan. Bagi Echeverri, pindah ke Serie A bisa menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan menit bermain reguler dan menunjukkan kemampuannya di salah satu liga terbaik Eropa.
Jika transfer ini terwujud, Monza tidak hanya mendapatkan pemain muda potensial, tetapi juga sinyal bahwa mereka serius membangun skuad kompetitif. Pertanyaannya, mampukah Echeverri beradaptasi dengan cepat di Serie A yang terkenal keras secara taktik dan fisik? Atau justru Monza yang harus bersabar menunggu bakat mentahnya matang?



