Liverpool Incar Vinicius Junior sebagai Pengganti Mohamed Salah: Langkah Berani di Era Baru
Baca dalam 60 detik
- Liverpool dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan perwakilan Vinicius Junior untuk merekrut pemain Real Madrid tersebut pada musim panas ini, dengan nilai transfer diperkirakan mencapai Β£130 juta.
- Kedatangan Vinicius Junior dianggap sebagai langkah berisiko rendah dibandingkan hanya mengandalkan Yan Diomande yang masih berusia 19 tahun untuk menggantikan peran Mohamed Salah yang akan hengkang.
- Andoni Iraola diproyeksikan menjadi pelatih baru Liverpool setelah Arne Slot hengkang, dan ia akan dihadapkan pada tugas besar membangun kembali tim dengan tambahan amunisi baru di lini depan.

Liverpool tengah mempersiapkan diri menyambut era baru setelah kepergian Arne Slot, dan langkah pertama yang santer diberitakan adalah upaya merekrut bintang Real Madrid, Vinicius Junior, sebagai suksesor Mohamed Salah. Klub asal Merseyside itu dikabarkan telah melakukan kontak dengan agen pemain berusia 25 tahun tersebut, yang kontraknya di Santiago Bernabeu akan memasuki tahun terakhir.
Kabar ini muncul di tengah spekulasi bahwa Andoni Iraola akan segera ditunjuk sebagai manajer baru Liverpool. Pelatih asal Spanyol yang sukses membawa Bournemouth bersaing di papan tengah Premier League itu dikabarkan akan segera dihubungi oleh manajemen Liverpool pekan ini. Kepergian Arne Slot yang diumumkan akhir pekan lalu menandai perubahan besar di Anfield, setelah musim yang penuh gejolak berakhir dengan finis di posisi kelima.
Dalam upaya membangun kembali skuad, direktur olahraga Richard Hughes disebut telah menyusun daftar target utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Mohamed Salah. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Yan Diomande, winger RB Leipzig berusia 19 tahun yang nilainya mencapai Β£87 juta. Namun, persaingan dengan Paris Saint-Germain yang juga mengincar pemain Pantai Gading itu membuat Liverpool perlu memiliki opsi cadangan.
Vinicius Junior bukanlah nama asing bagi Liverpool. Pemain asal Brasil itu kerap menjadi mimpi buruk bagi The Reds di ajang Liga Champions, termasuk dua kekalahan di final. Namun, pengalamannya sebagai pemain besar justru menjadi nilai tambah. Mantan rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modric, pernah menjulukinya sebagai "superstar". Sejak bergabung dengan Los Blancos pada usia 18 tahun dengan biaya Β£39 juta, Vinicius telah memenangkan berbagai gelar dan nyaris meraih Ballon d'Or.
Keputusan untuk mendatangkan Vinicius Junior dianggap sebagai langkah yang lebih aman dibandingkan hanya mengandalkan Diomande yang masih minim pengalaman di level tertinggi. Menggantikan Mohamed Salah yang sudah menjadi legenda Liverpool bukanlah tugas mudah, apalagi bagi pemain muda yang baru pertama kali merasakan tekanan di klub sebesar Liverpool. Apalagi, Liverpool membutuhkan dampak instan setelah musim yang mengecewakan.
Meskipun Vinicius Junior bukan pemain natural di posisi sayap kanan, kemampuannya bermain di seluruh lini depan tidak diragukan. Dengan cedera panjang yang dialami Hugo Ekitike, ia bahkan bisa diplot sebagai penyerang tengah jika diperlukan. Liverpool sendiri berencana mendatangkan dua winger pada bursa transfer ini, sehingga Vinicius bisa datang bersama pemain lain yang lebih sesuai dengan gaya bermain Diomande.
Bagi Liverpool, mendatangkan Vinicius Junior bukan hanya soal kualitas, tetapi juga mentalitas juara. Pemain yang dikenal cepat dan kuat secara fisik ini mampu mengubah jalannya pertandingan sendirian. Ia adalah salah satu pemain terbaik di generasinya dalam laga-laga besar. Jika transfer ini terwujud, Liverpool akan mendapatkan pemain yang siap membawa tim kembali ke puncak setelah masa sulit di bawah asuhan Slot.
Pertanyaan besarnya: apakah Liverpool bersedia mengeluarkan dana besar untuk Vinicius Junior, atau justru memilih opsi jangka panjang dengan Diomande? Keputusan ini akan menentukan arah kebangkitan Liverpool di era Iraola.



