Newcastle Masuk Perburuan Bek Muda Chelsea, Harga Rp500 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United bergabung dalam persaingan merekrut Josh Acheampong dari Chelsea, dengan nilai transfer sekitar £25 juta atau setara Rp500 miliar.
- Kepergian Kieran Trippier dan lini belakang yang bocor musim lalu menjadi alasan utama The Magpies memburu pemain berusia 20 tahun itu.
- Acheampong, yang dijuluki 'luar biasa' oleh jurnalis, bisa menjadi investasi jangka panjang menggantikan Fabian Schär yang sudah berusia 34 tahun.
Newcastle United resmi memasuki persaingan sengit untuk mendapatkan bek serba bisa milik Chelsea, Josh Acheampong. Klub asal London itu dikabarkan bersedia melepas pemain berusia 20 tahun tersebut dengan banderol sekitar £25 juta atau setara Rp500 miliar pada bursa transfer musim panas ini.
Minat Newcastle muncul setelah kehilangan dua pemain kunci di lini belakang. Kieran Trippier hengkang secara gratis ke Wolverhampton Wanderers dengan kontrak dua tahun, sementara Fabian Schär yang baru saja memperpanjang masa baktinya satu musim kini sudah berusia 34 tahun. Situasi ini memaksa manajer Eddie Howe mencari wajah baru untuk memperkuat pertahanan yang musim lalu kebobolan 55 gol di Premier League—lebih banyak dari Leeds United dan Nottingham Forest.
Acheampong dinilai sebagai solusi ideal karena mampu bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah. Performanya menonjol saat Chelsea mengalahkan Liverpool 2-1 pada Oktober lalu, di mana ia disebut "mendominasi Isak" oleh jurnalis Nizaar Kinsella. Kinsella juga memuji pemain muda itu sebagai "luar biasa" dan menonjolkan keunggulannya dalam penguasaan bola, terbukti dari akurasi umpan mencapai 92,1% di Premier League musim lalu.
Selain Newcastle, Brentford, Arsenal, Crystal Palace, dan Bournemouth juga dikabarkan tertarik. Brentford bahkan disebut sangat serius menginginkan Acheampong. Namun, kebutuhan mendesak Newcastle di posisi bek kanan pasca-kepergian Trippier membuat mereka menjadi kandidat kuat. Musim lalu, Howe harus merotasi beberapa pemain di posisi tersebut tanpa hasil memuaskan.
Bagi Newcastle, merekrut Acheampong bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga investasi masa depan. Schär yang sudah uzur perlu digantikan, dan Acheampong bisa menjadi penerus ideal. Dengan harga £25 juta, nilai tersebut tergolong wajar untuk pemain seusianya yang sudah malang melintang di Premier League.
Namun, persaingan tidak akan mudah. Arsenal dan Crystal Palace juga membutuhkan bek muda berkualitas, sementara Chelsea mungkin enggan melepas pemain potensialnya ke rival langsung. Newcastle harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan Acheampong sebelum klub lain mendahului.
Keputusan Chelsea untuk menjual Acheampong juga menarik. Meski tampil impresif, ia hanya menjadi pemain pelengkap di skuad utama Chelsea musim lalu. Dengan banyaknya pemain muda berbakat di Stamford Bridge, klub mungkin memilih meraup keuntungan daripada kehilangan secara gratis di masa depan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Newcastle ini menunjukkan ambisi mereka untuk kembali bersaing di papan atas Premier League setelah musim yang mengecewakan. Jika berhasil merekrut Acheampong, The Magpies tidak hanya memperkuat lini belakang tetapi juga mengirim sinyal bahwa mereka siap bangkit. Pertanyaannya, akankah Chelsea melepas salah satu talenta terbaiknya dengan harga yang relatif terjangkau?



