Chiesa di Ambang Pintu Keluar Liverpool, Como Siap Tampung
Baca dalam 60 detik
- Federico Chiesa kembali mempertimbangkan masa depannya di Liverpool setelah hanya lima kali menjadi starter musim ini.
- Como, yang baru promosi ke Serie B dua tahun lalu, berhasil lolos ke Liga Champions dan membutuhkan pemain Italia seperti Chiesa.
- Kehadiran pelatih baru di Liverpool bisa menjadi faktor penentu keputusan Chiesa untuk hengkang.

Karier Federico Chiesa di Liverpool kembali berada di persimpangan. Gelandang sayap timnas Italia itu dikabarkan mulai membuka opsi hengkang setelah kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di Anfield. Klub promosi Como, yang musim depan akan tampil di Liga Champions, muncul sebagai destinasi potensial.
Sejak bergabung dari Juventus pada 2024 dengan biaya transfer €12 juta plus bonus, Chiesa hanya menjadi starter dalam lima pertandingan kompetitif musim ini, termasuk satu laga di Premier League. Dari total 36 penampilan di semua ajang, kontribusinya tercatat tiga gol dan tiga assist—angka yang jauh dari ekspektasi saat ia didatangkan sebagai pemain bintang.
Ketidakpastian semakin bertambah setelah Liverpool memecat pelatih Arne Slot dan dikaitkan dengan kedatangan Andoni Iraola. Perubahan di kursi kepelatihan bisa mengubah peta persaingan di skuad, namun belum tentu menguntungkan Chiesa. Situasi ini membuat pemain berusia 28 tahun itu kembali mempertimbangkan langkah selanjutnya.
Como, yang baru dua musim lalu promosi dari Serie B, berhasil menembus zona Liga Champions musim depan—sebuah pencapaian luar biasa. Namun, klub asuhan Cesc Fabregas itu menghadapi kendala: minimnya pemain Italia di skuad. Regulasi Serie A mewajibkan setiap klub memiliki sejumlah pemain lokal, dan Chiesa bisa menjadi solusi ideal. Selain itu, tawaran bermain di Liga Champions menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain yang ingin kembali bersinar.
Sebelumnya, sejumlah klub Serie A seperti Milan, Roma, dan Napoli dikaitkan dengan Chiesa. Namun, Como yang kini tampil sebagai kuda hitam menawarkan proyek jangka panjang dan peran sentral yang mungkin tidak didapatkannya di klub-klub besar lain. Bagi Chiesa, kepindahan ke Como bisa menjadi kesempatan untuk membangun kembali karier setelah masa sulit di Inggris.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Chiesa menarik untuk diikuti. Liga Italia masih memiliki basis penggemar yang kuat di Tanah Air, dan jika Chiesa bergabung dengan Como, klub tersebut akan semakin dikenal. Selain itu, kisah Como yang bangkit dari divisi bawah hingga ke Liga Champions bisa menjadi inspirasi bagi klub-klub Indonesia yang sedang berjuang naik kasta.
Keputusan Chiesa akan sangat bergantung pada siapa pelatih baru Liverpool dan seberapa besar kepercayaan yang diberikan. Namun, dengan bursa transfer musim panas yang semakin dekat, peluang hengkang tampaknya semakin terbuka. Akankah Como menjadi pelabuhan baru bagi mantan bintang Juventus itu? Atau justru klub lain yang akan memenangkan perburuan?



