Marcelo Flores Cedera ACL, Kanada Kehilangan Gelandang Kreat
Baca dalam 60 detik
- ---
- Tim Nasional Kanada dipastikan kehilangan gelandang kreatif Marcelo Flores setelah pemain Tigres UANL itu mengalami robekan ligamen anterior cruciate (ACL) pada final CONCACAF Champions Cup, Sabtu lalu. Cedera tersebut menjadi pukulan telak bagi persiapan Kanada menjelang Piala Dunia 2026, yang akan mereka mulai dengan laga kandang melawan Bosnia dan Herzegovina pada 12 Juni di Toronto.
- Dalam pertandingan melawan Toluca, Flores harus digendong keluar lapangan setelah kakinya mendarat dengan canggung. Wakil kapten Kanada, Stephen Eustàquio, mengaku langsung firasat buruk saat melihat insiden tersebut. “Kami sedang makan malam saat melihat insiden itu. Jelas, ada beberapa pemain yang pernah mengalami cedera serupa, dan kami agak tahu bahwa itu mungkin saja yang terjadi,” ujar Eustàquio kepada media.

---
Tim Nasional Kanada dipastikan kehilangan gelandang kreatif Marcelo Flores setelah pemain Tigres UANL itu mengalami robekan ligamen anterior cruciate (ACL) pada final CONCACAF Champions Cup, Sabtu lalu. Cedera tersebut menjadi pukulan telak bagi persiapan Kanada menjelang Piala Dunia 2026, yang akan mereka mulai dengan laga kandang melawan Bosnia dan Herzegovina pada 12 Juni di Toronto.
Dalam pertandingan melawan Toluca, Flores harus digendong keluar lapangan setelah kakinya mendarat dengan canggung. Wakil kapten Kanada, Stephen Eustàquio, mengaku langsung firasat buruk saat melihat insiden tersebut. “Kami sedang makan malam saat melihat insiden itu. Jelas, ada beberapa pemain yang pernah mengalami cedera serupa, dan kami agak tahu bahwa itu mungkin saja yang terjadi,” ujar Eustàquio kepada media.
Pelatih Jesse Marsch tidak memanggil pemain pengganti untuk posisi Flores menjelang dua laga persahabatan terakhir melawan Uzbekistan dan Republik Irlandia. Skuad Kanada saat ini dihuni 26 pemain, namun setidaknya sembilan di antaranya sedang dalam kondisi cedera atau baru pulih. Bek tengah utama Moïse Bombito, yang mengalami patah kaki sejak Oktober, belum bermain sama sekali, sementara Alfie Jones baru pulih dari operasi pergelangan kaki. Bek kiri Alphonso Davies juga dipastikan absen dalam dua laga uji coba ini.
Kanada dijadwalkan menghadapi Uzbekistan di Edmonton pada Senin (1/6) di hadapan lebih dari 50.000 penggemar, sebelum bertolak ke Montréal untuk berhadapan dengan Irlandia di Stade Saputo. Marsch berencana memberikan menit bermain sekitar 45 menit kepada sebagian besar pemain di laga pertama, dengan hanya Jacob Shaffelburg dan Ali Ahmed yang dipastikan absen.
Selain masalah cedera, produktivitas lini serang menjadi sorotan. Marsch mengandalkan duet Jonathan David dan Cyle Larin untuk memecah kebuntuan. David, yang baru menjalani musim pertama kurang memuaskan bersama Juventus, tetap menjadi pilar utama serangan. Sementara Larin, yang kini dijuluki "Brampton Bagsman" oleh pendukung Southampton, tengah dalam performa apik dengan sembilan gol sejak bergabung pada Januari.
“Saya senang bisa mencetak gol lagi, tentu saja, setelah melewati periode sulit dan karier sepak bola yang berat. Ini soal menemukan tempat yang tepat bagi saya,” kata Larin kepada Goal.com pada Maret lalu.
Marsch juga akan mengambil keputusan penting soal kiper utama setelah laga melawan Uzbekistan. Dayne St. Clair dan Maxime Crépeau akan masing-masing bermain 45 menit. Keduanya sama-sama tampil kurang impresif di level klub musim ini, namun Crépeau dianggap unggul dalam hal chemistry dan pengalaman bersama tim nasional.



