Osasuna Lebih Pilih Jual Bintang Muda ke Premier League daripada Real Madrid
Baca dalam 60 detik
- Osasuna dikabarkan lebih memilih menjual Victor Munoz ke Newcastle United atau Aston Villa ketimbang ke Real Madrid yang memiliki klausul pembelian kembali.
- Kedua klub Premier League itu membutuhkan pemain sayap: Newcastle mencari pengganti Anthony Gordon, sementara Villa ingin meningkatkan konsistensi lini serang.
- Dengan torehan 12 gol dan assist musim ini, Munoz dinilai memiliki potensi besar yang bisa menjadi investasi jangka panjang bagi klub peminatnya.

Klub La Liga, Osasuna, dilaporkan lebih memilih melepas Victor Munoz ke Newcastle United atau Aston Villa ketimbang mengizinkan Real Madrid mengaktifkan klausul pembelian kembali pemain sayap berusia 22 tahun itu pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini membuka peluang bagi dua klub Premier League untuk mendapatkan talenta muda yang tengah naik daun.
Menurut laporan dari Hooligan Soccer, Osasuna enggan melihat Madrid dengan mudah memulangkan Munoz melalui klausul yang disepakati saat sang pemain hengkang ke tim utama. Sebaliknya, klub asal Pamplona itu berniat memasang harga tinggi bagi peminat dari Inggris, sebuah strategi yang lazim dilakukan klub-klub Spanyol untuk memaksimalkan keuntungan transfer.
Keputusan Osasuna ini tak lepas dari kebutuhan Newcastle dan Aston Villa di sektor sayap. The Magpies tengah mencari pengganti Anthony Gordon yang hengkang ke Barcelona dengan nilai transfer 69 juta pound sterling. Sementara itu, Aston Villa membutuhkan amunisi baru di sisi lapangan setelah penampilan Leon Bailey yang inkonsisten sejak kembali dari masa peminjaman.
Perbandingan statistik antara Munoz dan Bailey menunjukkan perbedaan signifikan dalam efektivitas dribel. Bailey, yang sempat dipinjamkan ke klub lain, hanya memiliki tingkat keberhasilan menggiring bola 19,2% musim lalu—angka yang dinilai sangat boros dalam penguasaan bola. Sebaliknya, Munoz mencatatkan 42,1% meski masih menyisakan ruang perbaikan. Jurnalis Bence Bocsak bahkan menyebut Munoz sebagai pemain yang "excellent" dan penuh potensi.
Bagi Aston Villa, merekrut Munoz bisa menjadi langkah cerdas jangka panjang. Dengan usia yang masih muda, ia dinilai mampu menjadi investasi yang sepadan, apalagi jika dibandingkan dengan inkonsistensi Bailey. Villa juga dikabarkan tengah memantau pemain La Liga lain seperti Abde Ezzalzouli, menandakan fokus mereka pada pasar Spanyol musim panas ini.
Di sisi lain, Newcastle yang berhasil lolos ke Liga Champions musim depan juga membutuhkan kedalaman skuad. Kepergian Gordon membuat tim asuhan Eddie Howe harus mencari pemain sayap kiri yang bisa langsung berkontribusi. Munoz, yang kerap bermain di kedua sisi sayap, bisa menjadi opsi ideal.
Kabar ini tentu menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perkembangan pemain muda Eropa. Dengan potensi transfer yang bisa mencapai angka fantastis, pergerakan Munoz akan menjadi salah satu cerita menarik di bursa transfer musim panas. Pertanyaan besarnya: akankah Premier League mampu mengalahkan daya tarik Real Madrid, atau justru Osasuna yang akan memetik keuntungan maksimal?



