Piala Dunia 2026 Siapkan Panggung Raksasa: 13 Kota Gelar FIFA Fan Festival Terluas
Baca dalam 60 detik
- FIFA mengonfirmasi 13 lokasi FIFA Fan Festival di tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, melampaui edisi 2006 dan 2014.
- Acara nonton bareng gratis di kota-kota seperti Los Angeles, New York, dan Philadelphia akan menghadirkan konser, kuliner lokal, dan aktivasi sponsor.
- Program yang sudah berjalan 20 tahun ini menargetkan lebih dari 40 juta pengunjung, menjadi barometer antusiasme global terhadap turnamen.
FIFA memastikan gelaran Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi dengan jangkauan fan event terluas dalam sejarah, setelah mengumumkan 13 titik FIFA Fan Festival yang membentang hampir 4.000 kilometer di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Langkah ini bukan sekadar tambahan lokasi, melainkan strategi untuk meratakan euforia turnamen ke luar stadion, terutama bagi puluhan juta penggemar yang tidak memiliki tiket pertandingan.
Heimo Schirgi, Chief Operating Officer FIFA World Cup 2026, menegaskan bahwa fan festival dirancang sebagai ruang perpaduan antara sepak bola, hiburan, dan budaya lokal. “Setiap lokasi akan menampilkan semangat khas kota tuan rumah melalui musik, makanan, dan momen kebersamaan,” ujarnya dalam pernyataan resmi. FIFA mencatat, program yang sudah berjalan dua dekade ini telah menyedot lebih dari 40 juta pengunjung di edisi sebelumnya, dan angka tersebut diproyeksikan melonjak pada 2026.
Dari 13 lokasi yang diumumkan, beberapa memanfaatkan ikon bersejarah. Mexico City, misalnya, akan menggelar festival di Zócalo—lahan bekas ibu kota Aztec—yang dijuluki “Kuil Terbesar Sepak Bola”. Sementara itu, Atlanta memilih Centennial Olympic Park, 30 tahun setelah menjadi tuan rumah Olimpiade. Di Los Angeles, Los Angeles Memorial Coliseum akan disulap menjadi pusat perayaan global. Setiap venue akan memiliki jam operasional, kapasitas, dan program yang disesuaikan dengan karakter kota masing-masing.
Selain festival utama, FIFA juga mengonfirmasi rangkaian fan event yang dipimpin oleh kota tuan rumah. Di Los Angeles, zona penggemar akan tersebar di berbagai komunitas di Los Angeles County. New York dan New Jersey menyiapkan enam lokasi, termasuk Rockefeller Center dan Queens USTA. Pennsylvania bahkan memperluas perayaan ke Pittsburgh, Reading, dan Scranton. Semua dirancang untuk mendekatkan pengalaman nonton bareng ke tempat tinggal dan aktivitas sehari-hari warga.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini membuka peluang baru. Meski tidak menjadi tuan rumah, antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 diprediksi meledak di Tanah Air, mengingat basis penggemar sepak bola yang besar dan maraknya acara nonton bareng di kota-kota besar. Kehadiran fan event yang lebih merata di tiga negara tuan rumah juga berarti lebih banyak konten dan liputan media yang bisa dinikmati oleh pemirsa Indonesia. Namun, tantangan logistik dan biaya perjalanan tetap menjadi kendala bagi penggemar yang ingin hadir langsung.
FIFA mengingatkan bahwa detail akses, jadwal, dan pembaruan dapat diakses melalui situs resmi FIFA dan aplikasi Tournament App. Setiap kota juga akan menyediakan saluran WhatsApp khusus. Dengan persiapan yang masif ini, pertanyaan besarnya bukan lagi apakah Piala Dunia 2026 akan meriah, melainkan seberapa dalam gaungnya mampu menjangkau penggemar di belahan dunia mana pun, termasuk Indonesia.



