Dortmund Jemput Roma di Signal Iduna Park, Uji Coba Musim Panas Bergengsi
Baca dalam 60 detik
- Borussia Dortmund akan menjamu AS Roma dalam laga persahabatan pada 15 Agustus 2026 di Signal Iduna Park.
- Pertandingan ini menjadi pemanasan jelang Supercup melawan Bayern Munich dan awal musim Bundesliga 2026/27.
- Laga berpotensi mempertemukan pemain Italia anyar Dortmund dengan eks bintang mereka, Donyell Malen.

Borussia Dortmund mengumumkan laga uji coba bergengsi melawan raksasa Serie A, AS Roma, yang akan digelar di Signal Iduna Park pada 15 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi bagian dari tradisi pembuka musim Die Borussen, sekaligus ajang unjuk kekuatan sebelum memasuki kompetisi resmi.
Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 17.30 CEST itu akan menjadi panggung bagi tiga pemain Italia anyar Dortmund: Samuele Inácio, Filippo Mané, dan Luca Reggiani. Di sisi lain, Roma diperkuat mantan penyerang Dortmund, Donyell Malen, yang hijrah ke ibu kota Italia pada bursa transfer musim panas. Pertemuan ini tentu menjadi narasi menarik, apalagi Malen sempat menjadi bagian penting skuad asuhan Niko Kovač sebelum pindah.
Seminggu setelah menghadapi Roma, Dortmund langsung dihadapkan pada ujian berat: melawan Bayern Munich di Franz Beckenbauer Supercup pada 22 Agustus. Laga ini mempertemukan juara bertahan Bundesliga dan DFB Cup dengan runner-up musim lalu. Bundesliga 2026/27 sendiri akan dimulai pada akhir pekan 28-30 Agustus, memberi Dortmund waktu persiapan yang ketat.
Musim lalu, Dortmund mencatatkan musim Bundesliga terbaik kelima dalam sejarah klub dengan finis sebagai runner-up mengoleksi 73 poin. Catatan defensif mereka impresif: hanya kebobolan 34 gol, terendah di liga. Namun, trofi besar masih menjadi barang langka di Signal Iduna Park. Terakhir kali Dortmund meraih gelar juara adalah DFB Cup 2020/21, sementara titel Bundesliga terakhir diraih pada era Jürgen Klopp di musim 2011/12.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa memanfaatkan laga pramusim untuk menguji strategi dan pemain baru. Dortmund, yang memiliki basis penggemar besar di Asia Tenggara, kerap menjadi sorotan. Pertemuan dengan Roma, yang juga punya pengikut setia di Indonesia, menambah daya tarik tersendiri.
Dengan jadwal yang padat, Dortmund harus pintar mengatur rotasi pemain. Laga melawan Roma tidak hanya menjadi ajang pemanasan, tetapi juga kesempatan bagi Kovač untuk melihat langsung kesiapan timnya menghadapi Bayern. Pertanyaan besarnya: bisakah Dortmund memutus puasa gelar yang sudah berlangsung lebih dari lima tahun?



