Inter Siapkan Dana Besar demi Marco Palestra, Pemain Masa Depan Italia
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan menjadikan Marco Palestra sebagai target utama bursa transfer musim panas ini dengan nilai sekitar β¬40-50 juta.
- Potensi kepergian Denzel Dumfries dan Luis Henrique membuat Inter butuh pengganti di pos wing-back kanan.
- Palestra, 21 tahun, menjadi bintang baru Serie A setelah tampil impresif bersama Cagliari dan debut timnas Italia.

Inter Milan dikabarkan siap menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan Marco Palestra, bek sayap kanan timnas Italia berusia 21 tahun, pada bursa transfer musim panas ini. Klub berjuluk Nerazzurri itu menjadikan pemain milik Atalanta sebagai prioritas utama setelah melihat perkembangannya yang pesat musim lalu.
Palestra mencuri perhatian selama masa peminjaman di Cagliari pada musim 2025-26. Penampilannya yang konsisten membuatnya dipanggil ke timnas Italia senior dan kini menjadi incaran banyak klub. Inter, yang baru saja meraih gelar Scudetto dan Coppa Italia, ingin segera mengamankan jasanya.
Namun, Atalanta dikenal sebagai klub yang sulit diajak bernegosiasi. La Dea membanderol Palestra dengan harga antara β¬40 juta hingga β¬50 juta, seperti dilansir La Gazzetta dello Sport. Angka tersebut terbilang besar bagi Inter, yang hanya sekali mengeluarkan dana di atas β¬50 juta, yaitu saat membeli Romelu Lukaku dari Manchester United pada 2019.
Kendati demikian, manajemen Inter disebut siap mengajukan tawaran maksimal. Keputusan ini dipicu oleh kemungkinan hengkangnya Denzel Dumfries melalui klausul rilis β¬25 juta, serta Luis Henrique yang juga bisa dilepas musim panas ini. Jika kedua pemain tersebut pergi, Inter akan kehilangan dua opsi di pos wing-back kanan.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, dikabarkan sangat menginginkan Palestra. Menurut La Gazzetta dello Sport, pemain internasional Italia itu menjadi target utama klub, dan nilai transfernya diperkirakan setara dengan biaya pembelian Henrique dan Andy Diouf jika digabungkan. Chivu menilai Palestra memiliki potensi besar untuk menjadi andalan di lini belakang Inter dalam jangka panjang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Inter ini menarik untuk diikuti. Palestra bisa menjadi contoh bagaimana pemain muda Italia berkembang di klub besar, mirip dengan perjalanan beberapa pemain Asia yang sukses di Eropa. Jika transfer ini terwujud, Inter akan memiliki salah satu bek sayap muda terbaik Serie A, sekaligus memperkuat skuad mereka untuk mempertahankan gelar musim depan.
Pertanyaan besarnya, apakah Inter berani mengambil risiko finansial demi seorang pemain yang belum terbukti di level tertinggi? Atau akankah mereka mencari alternatif yang lebih murah? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah kebijakan transfer klub asal Milan tersebut.



