Alonso Incar Arda Guler untuk Chelsea: Pewaris Taktis Juan Mata?
Baca dalam 60 detik
- Xabi Alonso, yang baru ditunjuk sebagai pelatih Chelsea, dikabarkan secara intensif membujuk Arda Guler untuk bergabung ke Stamford Bridge pada bursa musim panas ini.
- Gelandang serang Real Madrid itu dinilai memiliki profil ideal untuk menjadi poros permainan Alonso, dengan nilai pasar mencapai £87 juta dan kontrak hingga 2029.
- Potensi transfer ini bisa menjadi kunci negosiasi karena Real Madrid mengincar Enzo Fernandez, yang dihargai Chelsea £120 juta, membuka peluang pertukaran atau kesepakatan multi-klub.

Xabi Alonso belum resmi duduk di kursi pelatih Chelsea, tetapi gebrakan transfer sudah dimulai. Pelatih asal Spanyol itu dikabarkan menjadikan Arda Guler, gelandang serang muda Real Madrid, sebagai target utama untuk membangun kembali lini kreatif The Blues yang tumpul musim lalu.
Keputusan Chelsea memecat Mauricio Pochettino dan menunjuk Alonso di tengah musim yang mengecewakan—tanpa tiket kompetisi Eropa untuk kedua kalinya dalam empat tahun—menandai awal proyek baru. Alonso, yang sukses memutus dominasi Bayern Munich di Bundesliga dan meraih gelar ganda tak terkalahkan bersama Bayer Leverkusen, diyakini akan mendapatkan kewenangan lebih besar dalam belanja pemain dibandingkan pendahulunya.
Menurut laporan media Spanyol, Alonso telah menjalin komunikasi rutin dengan Guler sejak beberapa pekan terakhir. Pelatih berusia 43 tahun itu ingin menjadikan pemain internasional Turki tersebut sebagai pusat permainan penguasaan bola yang ia terapkan di Chelsea. Guler, yang baru berusia 20 tahun, dinilai memiliki visi dan teknik yang mengingatkan pada Juan Mata—mantan bintang Chelsea yang menjadi ikon klub pada era 2010-an.
Musim lalu di La Liga, Guler mencetak empat gol dan sembilan assist hanya dalam 25 penampilan sebagai starter. Alonso sendiri yang membantunya bertransformasi dari pemain sayap kanan menjadi playmaker sentral. Jurnalis Neal Gardner menyebut Guler sebagai "prospek gelandang tengah/gelandang serang terbaik di sepak bola dunia saat ini."
Potensi kesepakatan ini tidak lepas dari situasi di kubu Real Madrid. Los Blancos mengakhiri musim tanpa trofi, dan kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih memicu perombakan besar. Enzo Fernandez muncul sebagai target utama Madrid, namun harga tinggi Chelsea membuat negosiasi alot. Arsenal dan Manchester City juga dikabarkan memantau situasi gelandang Argentina tersebut.
Bagi Chelsea, kepergian Fernandez bisa menjadi berkah terselubung. Uang hasil penjualannya dapat digunakan untuk mendanai transfer Guler, plus sisa dana untuk memperkuat sektor lain. Alonso ingin membangun skuad yang lebih muda, dinamis, dan loyal terhadap visinya—sesuatu yang gagal dilakukan oleh Thomas Tuchel dan Graham Potter sebelumnya.
Dalam konteks persaingan klub-klub Eropa, langkah Chelsea mengincar Guler menunjukkan ambisi untuk kembali ke papan atas. Namun, Real Madrid tidak akan melepas aset mudanya dengan mudah. Jika negosiasi buntu, Chelsea mungkin harus mencari alternatif seperti Michael Olise atau Nico Williams yang juga masuk radar.
Pertanyaan besarnya: akankah Alonso mampu meyakinkan Guler untuk meninggalkan Madrid yang sedang dalam masa transisi, atau justru Fernandez yang akan menjadi pion dalam kesepakatan besar antar dua raksasa Eropa? Bursa transfer musim panas ini akan menjadi ujian pertama bagi proyek Alonso di Stamford Bridge.



