De Rossi Sepakat Perpanjang Kontrak di Genoa: Fokus Perkuat Lini Tengah dan Depan
Baca dalam 60 detik
- Daniele De Rossi dan Genoa mencapai kesepakatan lisan untuk perpanjangan kontrak setelah pelatih asal Italia itu sukses membawa tim keluar dari zona degradasi.
- Kontrak baru masih dalam proses penyusunan, dengan prioritas belanja pemain di lini tengah dan depan, serta upaya mempertahankan Tommaso Baldanzi.
- Kesepakatan ini menandai pertama kalinya De Rossi akan memulai dan menyelesaikan satu musim penuh sebagai pelatih kepala.

Daniele De Rossi dipastikan akan melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih Genoa setelah kedua pihak mencapai kesepakatan lisan mengenai perpanjangan kontrak. Keputusan ini diambil setelah De Rossi sukses membalikkan nasib klub yang sempat terpuruk di bawah Patrick Vieira.
Sejak ditunjuk pada November 2025, De Rossi berhasil mengangkat Genoa dari ancaman degradasi. Dalam 29 pertandingan Serie A, ia mencatatkan sembilan kemenangan, delapan hasil imbang, dan 12 kekalahan, dengan rata-rata 1,21 poin per laga. Capaian ini dinilai cukup impresif mengingat kondisi tim yang krisis saat ia datang.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport dan Il Secolo XIX, De Rossi dan manajemen Genoa telah berjabat tangan secara verbal. Kontrak baru tengah disusun dan akan ditandatangani dalam waktu dekat. Pelatih berusia 41 tahun itu sebelumnya menyatakan kesediaannya bertahan jika visi klub sejalan dengan rencananya untuk musim depan.
Genoa berencana melakukan peremajaan skuad dengan hanya melepas pemain yang benar-benar diperlukan. Fokus utama adalah memperkuat lini tengah dan depan. Klub juga ingin mempertahankan Tommaso Baldanzi, gelandang serang yang didatangkan dari Roma pada Januari lalu. Baldanzi dianggap sebagai aset berharga yang bisa menjadi tulang punggung permainan Genoa.
Bagi De Rossi, kontrak ini menjadi momen bersejarah. Sebelumnya, ia hanya menjalani masa kepelatihan singkat di SPAL dan Roma, tanpa pernah menyelesaikan satu musim penuh. Kini ia berpeluang membangun proyek jangka panjang di Genoa. Pengalamannya sebagai mantan kapten Roma dan anggota tim nasional Italia yang juara Piala Dunia 2006 memberikan kredibilitas tambahan di mata pemain dan suporter.
βDe Rossi telah membuktikan kemampuannya membangkitkan tim yang sedang terpuruk. Kini ia butuh konsistensi dan dukungan manajemen untuk membawa Genoa ke level lebih tinggi,β ujar analis sepak bola Italia, Matteo Bonetti.
Keputusan ini juga berdampak pada bursa transfer musim panas. Genoa diprediksi akan aktif di pasar pemain, terutama untuk mendatangkan gelandang bertahan dan penyerang tajam. Nama-nama seperti Lorenzo Lucca (Udinese) dan Morten Frendrup (Genoa sendiri) disebut-sebut masuk radar. Namun, klub harus berhati-hati dengan anggaran agar tidak melanggar aturan Financial Fair Play.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah De Rossi bisa menjadi inspirasi. Pelatih yang pernah menjadi idola di Roma kini membangun karier kepelatihan dari bawah. Genoa, klub dengan sejarah panjang, tengah berusaha bangkit kembali ke papan atas Serie A. Pertanyaannya, mampukah De Rossi mempertahankan performa dan membawa Genoa bersaing di zona Eropa?



