Waspada Penipuan: Link Pendaftaran Bibit Ayam Palsu Beredar, Kementan Beri Peringatan
Baca dalam 60 detik
- Akun Facebook menyebarkan tautan palsu pendaftaran bantuan bibit ayam dengan periode 21 Meiโ30 Juni 2026, yang mengarahkan korban ke situs phising.
- Ditjen PKH Kementan mengklarifikasi bahwa program tersebut tidak ada dan mengimbau masyarakat tidak memberikan data pribadi ke sumber tak resmi.
- Masyarakat diingatkan untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi Kementan dan situs pertanian.go.id.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7358571/original/094536500_1780139614-cek_fakta_-_bibit_ayam.jpg)
Modus penipuan berkedok bantuan sosial kembali muncul, kali ini mengatasnamakan program bibit ayam dari pemerintah. Sebuah tautan pendaftaran yang diklaim berlaku pada 21 Mei hingga 30 Juni 2026 beredar luas di Facebook, meminta data pribadi korban seperti nama lengkap, nomor KTP, hingga nomor Telegram.
Penelusuran terhadap unggahan yang muncul pada 27 Mei 2026 itu menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi pemerintah, melainkan ke halaman yang diduga dirancang untuk mencuri data pribadi. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian pun angkat bicara. Melalui akun Instagram resmi @ditjen_pkh, mereka menegaskan bahwa tidak ada program bantuan bibit ayam pada periode tersebut.
โHati-hati ya! Jangan mudah percaya pada akun mencurigakan atau tautan pendaftaran yang tidak resmi,โ tulis Ditjen PKH dalam pernyataan yang dikutip pada 31 Mei 2026. Kementan juga mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan data pribadi seperti KTP, nomor rekening, atau identitas penting lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Fenomena ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Di Indonesia, modus penipuan dengan memanfaatkan program bantuan sosial kerap muncul, terutama di masa ketidakpastian ekonomi. Masyarakat yang tengah berharap mendapatkan bantuan seringkali menjadi sasaran empuk. Oleh karena itu, literasi digital dan verifikasi informasi menjadi kunci untuk menghindari kerugian.
โJangan isi formulir atau tautan pendaftaran dari sumber yang tidak terverifikasi,โ tegas perwakilan Ditjen PKH.
Bagi pembaca di Indonesia, penting untuk selalu memeriksa keabsahan informasi bantuan sosial melalui kanal resmi Kementerian Pertanian atau menghubungi dinas peternakan setempat. Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Ke depan, diharapkan masyarakat semakin kritis dan tidak mudah tergiur oleh iming-iming bantuan yang belum pasti kebenarannya.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/849473/original/011026700_1428838017-Ilustrasi-pembunuhan-wanita.jpg)
