Vivell Buru Tchouameni untuk Man United: Sinyal Ambisi Baru di Old Trafford
Baca dalam 60 detik
- Manchester United mengincar Aurelien Tchouameni dari Real Madrid dengan banderol sekitar Β£70 juta, dipimpin langsung oleh direktur teknis Christopher Vivell.
- Pemain Prancis berusia 25 tahun itu dinilai sebagai pewaris ideal Casemiro dan memiliki profil yang dianggap mirip dengan Paul Pogba, yang pernah menjadi rekan favorit Bruno Fernandes.
- Langkah ini menunjukkan perubahan strategi transfer United di bawah INEOS, yang kini lebih agresif dan terarah setelah sukses mendatangkan Benjamin Sesko dan Senne Lammens.

Manchester United kembali menunjukkan ambisinya di bursa transfer dengan membidik gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, sebagai target utama musim panas ini. Langkah ini digerakkan langsung oleh direktur teknis Christopher Vivell, yang disebut-sebut menjadikan pemain berusia 25 tahun itu sebagai prioritas untuk memperkuat lini tengah Setan Merah.
Menurut jurnalis Ben Jacobs dalam wawancaranya dengan kanal The United Stand, negosiasi awal telah dilakukan dan opsi transfer tengah dijajaki. United tidak hanya mengincar Tchouameni, tetapi juga memantau Sandro Tonali dan Elliot Anderson sebagai alternatif. Namun, nama pemain timnas Prancis itu menjadi yang paling menonjol karena dianggap sebagai 'mimpi' bagi jajaran direksi klub. Nilai transfernya diperkirakan mencapai Β£70 juta, angka yang realistis mengingat statusnya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dunia.
Pemburuan ini tak lepas dari rencana besar United untuk merombak lini tengah setelah kepergian Casemiro yang dipastikan hengkang pada akhir musim 2025/26. Tchouameni, yang direkrut Madrid dari Monaco pada 2022 sebagai pengganti Casemiro, dinilai memiliki profil ideal untuk mengisi kekosongan tersebut. Musim ini, statistiknya di La Liga menunjukkan ketangguhan: ia hanya digiring melewatinya 0,5 kali per laga, jauh lebih baik dibanding Casemiro yang mencapai 1,6 kali. Akurasi umpannya mencapai 92% dengan kehilangan bola hanya 6,2 kali per pertandingan, sementara Casemiro mencatat 81% dan 10,9 kali kehilangan bola.
Yang menarik, kehadiran Tchouameni diprediksi akan menjadi angin segar bagi kapten United, Bruno Fernandes. Fernandes dikenal sangat mengagumi Paul Pogba sebagai rekan setim terbaiknya di lini tengah. Pada 2021, ia pernah menyatakan bahwa bermain bersama Pogba memunculkan kemampuan terbaiknya. Tchouameni, yang oleh ayahnya sendiri disebut memiliki profil mirip dengan Pogba, diharapkan bisa menghadirkan chemistry serupa. Postur tubuhnya yang menjulang 6 kaki 3 inci (sekitar 190 cm) dan kemampuannya mengombinasikan kekuatan fisik dengan keanggunan saat menguasai bola membuatnya dijuluki sebagai 'monster' di lini tengah.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan United di bursa transfer ini patut dicermati. Klub-klub besar Eropa kini semakin agresif dalam membangun skuad, dan langkah United menunjukkan bahwa era baru di bawah INEOS mulai membuahkan hasil. Setelah sukses dengan rekrutan Benjamin Sesko dan Senne Lammens, kepercayaan diri manajemen meningkat. Jika Tchouameni benar-benar bergabung, ia akan menjadi bagian dari proyek ambisius yang diharapkan mampu mengembalikan United ke puncak kejayaan. Bagi Fernandes, yang musim lalu mencatat rekor assist terbanyak di Premier League, kehadiran gelandang sekelas Tchouameni bisa menjadi kunci untuk meraih trofi besar.
Namun, masih ada tantangan. Real Madrid tengah dilanda ketidakpastian, yang bisa membuka peluang bagi United untuk 'mencuri' Tchouameni. Apakah Vivell dan timnya mampu menyelesaikan kesepakatan ini di tengah persaingan ketat? Atau akankah United harus puas dengan opsi kedua? Jawabannya akan menentukan arah kebijakan transfer klub dalam beberapa pekan ke depan.



