Allegri Bawa Formasi 4-3-3 ke Napoli, McTominay Kembali Jadi Gelandang Box-to-Box
Baca dalam 60 detik
- Massimiliano Allegri diprediksi akan mengubah formasi Napoli menjadi 4-3-3 setelah menggantikan Antonio Conte.
- Scott McTominay akan kembali berperan sebagai gelandang box-to-box di lini tengah bersama Lobotka dan De Bruyne.
- Rasmus Hojlund menjadi ujung tombak utama dengan dukungan Lucca dan Lukaku sebagai opsi cadangan.

Napoli dipastikan akan mengalami perubahan taktik signifikan di bawah arahan pelatih baru Massimiliano Allegri. Mantan arsitek AC Milan itu dikabarkan akan menerapkan formasi 4-3-3, meninggalkan skema 3-4-2-1 yang digunakan Antonio Conte sepanjang musim lalu. Keputusan ini diambil setelah Allegri meneken kontrak dua tahun di Stadio Maradona, menggantikan Conte yang hengkang.
Menurut laporan Corriere dello Sport, Gazzetta dello Sport, dan Sky Sport Italia, Allegri yang selama kariernya lebih sering menggunakan empat bek akan mengandalkan trio lini tengah yang terdiri dari Stanislav Lobotka, Kevin De Bruyne, dan Scott McTominay. Gelandang asal Skotlandia itu diplot kembali sebagai box-to-box midfielder, peran yang pernah dijalaninya di musim pertamanya bersama Napoli. Musim lalu, McTominay sempat dimainkan sebagai gelandang kiri untuk memberi ruang bagi De Bruyne, namun beberapa bulan terakhir ia kembali ke posisi aslinya sebagai gelandang tengah.
Di lini depan, Rasmus Hojlund akan menjadi andalan utama sebagai penyerang tengah. Ia akan didukung oleh Lorenzo Lucca yang kembali dari masa pinjaman di Nottingham Forest serta Romelu Lukaku sebagai opsi pelapis. Sementara itu, duet bek tengah dipercayakan kepada Amir Rrahmani dan Alessandro Buongiorno, yang dinilai cocok dengan skema empat bek Allegri.
Frank-Zambo Anguissa juga menjadi opsi di lini tengah, namun performanya menurun drastis setelah pulih dari cedera panjang. Allegri dikenal sebagai pelatih yang menyukai pemain pekerja keras seperti Anguissa, tetapi konsistensi menjadi syarat utama untuk mendapatkan tempat di starting XI.
Allegri sendiri sempat menggunakan tiga bek saat menangani AC Milan pada musim 2025-26, namun sepanjang kariernya ia lebih sering memilih formasi dengan empat pemain bertahan. Keputusan untuk kembali ke 4-3-3 diyakini akan memberikan keseimbangan antara serangan dan pertahanan, serta memaksimalkan potensi McTominay yang mampu naik turun lapangan.
Meski demikian, jendela transfer musim panas masih terbuka. Corriere dello Sport melaporkan bahwa Napoli kemungkinan hanya akan melakukan pergerakan minimal di bursa transfer, kecuali ada pemain bintang yang hengkang. Allegri disebut akan mengevaluasi pemain yang kembali dari masa pinjaman, seperti Lucca dan Noa Lang, yang gagal bersinar di bawah Conte. Jika tidak ada kejutan besar, starting line-up awal musim diprediksi tidak akan jauh berbeda dari skema yang sudah dirancang.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perubahan taktik ini menarik untuk diikuti karena Napoli kini memiliki identitas permainan yang lebih ofensif dan terstruktur. Apakah Allegri mampu mengembalikan kejayaan Napoli seperti era Spalletti? Atau justru formasi barunya akan menuai kritik seperti yang pernah dialaminya di Juventus? Musim depan akan menjadi jawabannya.



