Tiga Pemain Keturunan Ikut Uji Coba Internal Timnas Indonesia, Dua di Antaranya Belum Resmi WNI
Baca dalam 60 detik
- Luke Vickery, Mitchell Baker, dan Mathew Baker tampil dalam laga internal Timnas Indonesia di Stadion Madya GBK, Sabtu (30/5/2026).
- Mathew Baker sudah resmi menjadi WNI dan pernah membela timnas U-17 serta U-19, sementara dua lainnya masih menunggu proses naturalisasi.
- Pelatih John Herdman hanya bisa membawa 26 pemain ke Piala AFF 2026, dan mayoritas akan berasal dari liga domestik karena pemain Eropa dipastikan absen.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7327403/original/093712900_1780112383-20260530_103145.jpg)
Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, menjadi saksi uji coba internal Timnas Indonesia yang menghadirkan tiga nama baru pada Sabtu (30/5/2026). Luke Vickery, Mitchell Baker, dan Mathew Baker—dua di antaranya belum berstatus Warga Negara Indonesia—turun dalam laga yang menjadi bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026.
Dalam sesi tersebut, Mathew Baker dan Mitchell Baker bergabung di Tim Merah, sementara Luke Vickery memperkuat Tim Putih. Kehadiran mereka menarik perhatian karena dua nama terakhir belum menjalani sumpah janji sebagai WNI. Meski begitu, partisipasi mereka dalam pemusatan latihan di Jakarta menjadi sinyal kuat bahwa proses naturalisasi akan segera rampung.
Mathew Baker, pemain berusia 17 tahun berdarah Indonesia-Australia, sudah lebih dulu resmi menjadi WNI. Ia pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17 dan U-19. Pelatih John Herdman secara khusus meminta kehadirannya di level senior untuk melihat langsung kapasitasnya. "Kami ingin memberinya kesempatan dan melihat bagaimana dia beradaptasi dengan tim senior," ujar Herdman dalam sesi latihan sebelumnya.
Proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi sorotan tersendiri. Keduanya belum mengucapkan sumpah janji, namun kehadiran mereka di Jakarta selama pemusatan latihan mengindikasikan bahwa proses tersebut sudah di depan mata. Jika rampung, mereka akan menjadi amunisi baru bagi lini depan Tim Garuda yang tengah membutuhkan variasi serangan.
Di sisi lain, persaingan menuju Piala AFF 2026 dipastikan ketat. John Herdman hanya bisa membawa 26 pemain ke turnamen dua tahunan tersebut. Sayangnya, para pemain yang berkarier di Eropa seperti Calvin Verdonk dan kolega dipastikan absen karena jadwal klub yang tidak memungkinkan. Alhasil, Herdman akan mengandalkan mayoritas pemain dari kompetisi domestik Indonesia.
Keputusan ini sekaligus menjadi ujian bagi kedalaman skuad Timnas Indonesia. Dengan absennya pemain-pemain Eropa, peluang bagi pemain lokal dan naturalisasi baru seperti Vickery, Baker, dan Baker untuk menunjukkan kemampuan semakin terbuka. Pertanyaannya, akankah trio ini mampu merebut satu tempat di skuad akhir yang hanya berisi 26 nama?



