Sunderland Siap Nego Liverpool demi Harvey Elliott, Tiket Europa League Jadi Daya Tarik
Baca dalam 60 detik
- Sunderland akan menggelar pembicaraan dengan Liverpool untuk merekrut gelandang serang Harvey Elliott di bursa musim panas.
- The Reds membuka peluang penjualan pemain berusia 23 tahun itu dengan banderol sekitar Β£26-30 juta setelah masa peminjaman yang kurang memuaskan di Aston Villa.
- Keikutsertaan Sunderland di Liga Europa musim depan menjadi faktor kunci untuk meyakinkan Elliott pindah ke Stadium of Light.
Sunderland berencana memulai negosiasi resmi dengan Liverpool untuk mendatangkan Harvey Elliott pada jendela transfer musim panas ini. Langkah ini diambil setelah The Black Cats memastikan tiket ke Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, sekaligus memberi daya tarik tambahan bagi pemain yang haus menit bermain.
Manajer Regis Le Bris mengonfirmasi bahwa tim rekrutmennya telah selaras dengan visi klub dalam memperkuat skuad. "Masih terlalu dini untuk memprediksi apa yang akan terjadi di musim panas, tetapi jelas kami memiliki keselarasan yang baik," ujarnya. Le Bris menambahkan bahwa struktur rekrutmen sudah siap bekerja keras untuk menghubungkan pemain baru dengan tim yang ada.
Elliott, yang menghabiskan musim 2025-26 dengan status pinjaman di Aston Villa, hanya tampil selama 284 menit dalam 11 pertandingan di semua kompetisi. Angka itu jauh dari harapan sang pemain yang menginginkan jaminan waktu bermain reguler. Liverpool, yang sebelumnya meminjamkannya ke Villa, kini bersedia melepas Elliott secara permanen dengan harga yang dilaporkan berkisar antara β¬30-35 juta (sekitar Β£26-30 juta).
Meski minim menit bermain di level klub, Elliott tetap mendapat pujian dari pelatih Timnas U21 Inggris, Lee Carsley, yang menyebutnya sebagai pemain "eksplosif" dengan kemampuan akhir yang mematikan. Catatan Elliott bersama Inggris U21 cukup mentereng: 14 gol dalam 28 penampilan. Di Premier League, ia mengoleksi 5 gol dan 13 assist dari 99 pertandingan.
Ketertarikan Sunderland pada Elliott bukan tanpa alasan. Selain kebutuhan akan pemain kreatif di lini tengah, kehadiran gelandang serang seperti Elliott dianggap bisa memberikan dimensi baru dalam skema serangan Le Bris. Apalagi, Sunderland juga dikaitkan dengan Geoffrey Kondogbia, gelandang Marseille yang memiliki pengalaman 49 laga di Liga Champions dan Liga Europa. Kombinasi pengalaman Eropa dan kreativitas muda bisa menjadi resep sukses bagi The Black Cats.
Bagi Elliott, pindah ke Sunderland bisa menjadi kesempatan emas untuk menghidupkan kembali karier yang sempat mandek di Villa. Dengan jaminan bermain reguler dan panggung Eropa, langkah ini tampaknya saling menguntungkan. Namun, Sunderland harus bersaing dengan beberapa klub Premier League lain yang juga dikabarkan tertarik.
Pertanyaan besarnya: mampukah Sunderland memanfaatkan momentum sejarah ini untuk merekrut pemain sekaliber Elliott, ataukah ambisi Eropa mereka justru kandas oleh persaingan ketat di bursa transfer?



