Empat Pemain Timnas Indonesia Bersiap Tampil di Panggung Eropa Musim Depan: Dari Conference League hingga Liga Champions
Baca dalam 60 detik
- Maarten Paes mengantarkan Ajax Amsterdam ke Europa Conference League setelah menang adu penalti atas Utrecht.
- Calvin Verdonk menjadi pemain Asia Tenggara pertama yang berpeluang tampil di Liga Champions bersama Lille.
- Emil Audero berpotensi ikut serta di Liga Champions jika tetap bertahan di Como yang finis di papan atas Serie A.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5329642/original/007100000_1756291467-Timnas-Indonesia.jpg)
Musim kompetisi Eropa 2025/2026 telah usai, dan sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berkarier di benua biru berhasil membawa klubnya lolos ke turnamen antarklub musim depan. Dari Europa Conference League hingga Liga Champions, empat nama dipastikan akan merumput di panggung tertinggi sepak bola Eropa pada musim 2026/2027.
Maarten Paes, kiper utama Timnas Indonesia, menjadi pahlawan Ajax Amsterdam setelah menyelamatkan timnya dari kekalahan dalam laga playoff melawan Utrecht. Pertandingan yang berlangsung di Kras Stadion, Volendam, pada Minggu (24/5/2026) berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu, dan Ajax menang 4-3 melalui adu penalti. Kemenangan ini memastikan Ajax tampil di Europa Conference League, kasta ketiga kompetisi antarklub Eropa. Paes, yang tampil gemilang sepanjang musim, menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan klub raksasa Belanda tersebut.
Bek tengah Mees Hilgers juga akan kembali merasakan atmosfer Eropa bersama FC Twente. Klub asal Enschede itu finis di peringkat keempat Eredivisie, yang otomatis memberi mereka tiket ke babak kualifikasi Liga Europa 2026/2027. Hilgers, yang kontraknya diperpanjang secara otomatis hingga 2027, menjadi bagian integral dari skuad Twente. Perpanjangan kontrak ini memastikan bahwa pemain berdarah Indonesia tersebut akan terus berkontribusi di level tertinggi sepak bola Belanda.
Calvin Verdonk, bek sayap Lille, mencatatkan sejarah sebagai pemain Asia Tenggara pertama yang berpeluang tampil di Liga Champions. Lille finis di urutan ketiga Ligue 1 Prancis, meski kalah 0-2 dari Auxerre pada laga pamungkas pekan ke-34. Verdonk, yang bermain selama 45 menit di babak kedua, tetap menjadi bagian dari skuad yang lolos ke babak kualifikasi Liga Champions. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia, karena belum ada pemain dari kawasan ASEAN yang pernah berlaga di turnamen antarklub paling bergengsi tersebut.
Satu nama lagi yang patut disorot adalah Emil Audero. Kiper Timnas Indonesia ini tidak tampil bersama Como sepanjang musim 2025/2026 karena dipinjamkan, namun kontraknya di Como masih berlaku hingga Juni 2028. Como mengejutkan banyak pihak dengan finis di papan atas Serie A, mengumpulkan 71 poin, dan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub mereka lolos ke Liga Champions. Jika Audero kembali ke Como pada musim depan, peluangnya untuk bermain di Liga Champions sangat terbuka lebar. Namun, persaingan di posisi kiper Como akan ketat, mengingat Audero harus bersaing dengan kiper utama yang telah membawa klub tersebut sukses.
Keberhasilan keempat pemain ini tidak hanya membanggakan bagi Timnas Indonesia, tetapi juga membuka peluang bagi pemain-pemain Asia Tenggara lainnya untuk menembus kompetisi elite Eropa. Dengan semakin banyaknya pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, kualitas tim nasional diprediksi akan terus meningkat. Pertanyaan selanjutnya adalah: mampukah mereka mempertahankan performa dan bersaing di level tertinggi Eropa musim depan?



