Andy Robertson Resmi Tinggalkan Liverpool, Tottenham Siap Menampung
Baca dalam 60 detik
- Bek kiri Skotlandia, Andy Robertson, akan bergabung dengan Tottenham Hotspur setelah kontraknya di Liverpool berakhir musim panas ini.
- Kesepakatan nyaris batal pada Januari lalu karena Liverpool gagal memulangkan Kostas Tsimikas dari masa pinjaman, namun kini transfer kembali berjalan.
- Robertson, yang akan memimpin Skotlandia di Piala Dunia 2026, diharapkan menjadi pilar pertahanan Spurs di bawah pelatih anyar Roberto de Zerbi.

Bek kiri veteran asal Skotlandia, Andy Robertson, dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur setelah resmi meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini. Pemain berusia 32 tahun itu memainkan laga terakhirnya bersama The Reds saat mengalahkan Brentford, Minggu (25/5), sebelum kontraknya berakhir pada Juni mendatang.
Menurut sumber internal klub, negosiasi antara perwakilan Robertson dan manajemen Tottenham telah memasuki tahap akhir. Meski detail kontrak masih perlu difinalisasi, kedua pihak optimistis transfer ini akan rampung dalam waktu dekat. Robertson akan menjadi rekrutan ketiga Spurs di bursa transfer musim panas ini setelah sebelumnya mendatangkan gelandang serang dan seorang kiper muda.
Ketertarikan Tottenham terhadap Robertson sebenarnya sudah muncul sejak Januari lalu, saat klub masih ditangani Thomas Frank. Saat itu, kesepakatan antara Liverpool dan Spurs nyaris tercapai, namun batal di menit akhir karena Liverpool gagal memulangkan Kostas Tsimikas dari masa peminjamannya di Roma. Kegagalan itu membuat Robertson bertahan di Anfield hingga akhir musim.
Kini, dengan status bebas transfer, Robertson menjadi incaran utama Tottenham yang tengah membangun kembali skuad di bawah pelatih baru Roberto de Zerbi. De Zerbi, yang sukses membawa Spurs bertahan di Premier League setelah mengalahkan Everton di laga pamungkas, membutuhkan pemain berpengalaman untuk memperkuat lini belakang.
Bagi sepak bola Indonesia, perpindahan Robertson ke Tottenham menjadi sorotan karena klub ini memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Kehadiran pemain sekaliber Robertson diyakini akan meningkatkan daya saing Spurs di Premier League, sekaligus menarik minat penonton Indonesia untuk mengikuti perjalanan klub London Utara tersebut. Apalagi, dengan statusnya sebagai kapten timnas Skotlandia di Piala Dunia 2026, Robertson akan menjadi magnet tersendiri bagi pecinta sepak bola global.
Analis sepak bola menilai bahwa pengalaman Robertson di level tertinggi akan menjadi aset berharga bagi Tottenham yang masih dalam masa transisi. “Robertson bukan hanya pemain bertahan yang solid, tapi juga memiliki kemampuan memimpin dan mental juara. Dia bisa menjadi mentor bagi pemain muda Spurs,” ujar seorang pengamat Premier League. Namun, tantangan terbesarnya adalah adaptasi dengan skema permainan De Zerbi yang mengandalkan penguasaan bola dan pressing tinggi.
Dengan bergabungnya Robertson, Tottenham kini memiliki opsi fleksibel di sisi kiri pertahanan. Pertanyaannya, mampukah sang bek veteran membawa Spurs kembali ke papan atas Premier League dan bersaing di kompetisi Eropa? Ataukah ini hanya langkah sementara sebelum klub mencari suksesor jangka panjang? Waktu yang akan menjawab.



