Thiago Silva Beri Peringatan: McGinn Bisa Jadi 'Pengacau' bagi Brasil di Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Mantan bek timnas Brasil, Thiago Silva, menyoroti ancaman yang bisa ditimbulkan gelandang Skotlandia John McGinn saat kedua tim bertemu di Miami pada 24 Juni.
- Silva, yang kini menjalani kursus lisensi A di Skotlandia, menilai McGinn sebagai pemain serbabisa yang patut diwaspadai staf pelatih Brasil.
- Pertandingan persahabatan ini menjadi ajang uji coba penting bagi Skotlandia yang akan tampil di Piala Dunia 2026, sementara Brasil datang tanpa sejumlah bintang.

Thiago Silva, legenda sepak bola Brasil yang kini tengah menempuh pendidikan kepelatihan di Skotlandia, memberikan peringatan dini kepada timnas Brasil: waspadai John McGinn. Gelandang serba bisa milik Aston Villa itu dinilai bisa menjadi 'pengacau' bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti saat kedua tim bertemu dalam laga persahabatan di Miami, 24 Juni mendatang.
Dalam wawancara dengan BBC Scotland, Silva yang pernah membela Chelsea dan Paris Saint-Germain itu mengakui kualitas McGinn. "Bagi saya, kapten Aston Villa, McGinn, adalah pemain yang luar biasa. Dia bisa bermain di dalam kotak, di sayap, dan memiliki banyak kualitas," ujar pemain berusia 41 tahun itu. Silva menambahkan bahwa staf pelatih Brasil harus memberikan perhatian khusus kepada pemain Skotlandia tersebut.
Pujian Silva terhadap McGinn bukan tanpa alasan. Dalam 12 bulan terakhir, McGinn telah membawa Aston Villa meraih gelar Liga Europa, dengan dua gol indah di semifinal melawan Nottingham Forest. Kini, ia menjadi motor utama Skotlandia yang lolos ke Piala Dunia 2026 setelah melalui rangkaian kualifikasi yang dramatis pada November lalu. Meski Skotlandia memiliki nama-nama seperti Scott McTominay dengan tendangan saltonya dan Andy Robertson yang ulet, Silva menilai McGinn-lah yang paling potensial merepotkan Brasil.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pertandingan ini menarik karena menunjukkan bagaimana tim non-unggulan seperti Skotlandia bisa memberikan kejutan. Skotlandia, yang sudah lama absen dari panggung Piala Dunia, kini kembali dengan semangat baru. Sementara Brasil, meski di atas kertas lebih unggul, tetap harus waspada terhadap pemain-pemain kunci lawan. Pelajaran ini relevan bagi Timnas Indonesia yang kerap menghadapi tim-tim besar di kancah Asia.
Silva sendiri mengakui bahwa Brasil tetap lebih baik secara keseluruhan, namun ia mengingatkan bahwa dalam pertandingan level tinggi, segalanya bisa terjadi. "Skotlandia adalah tim yang solid, mereka bermain bagus. Tapi Brasil, bagi saya, lebih baik saat ini. Namun pada level ini, Anda harus menunggu. Bicara sebelumnya tidak mengubah apa pun," katanya. Pernyataan ini menunjukkan sikap rendah hati sekaligus kewaspadaan Silva terhadap potensi kejutan.
Di sisi lain, Silva harus menerima kenyataan pahit tidak dipanggil ke Piala Dunia 2026. Ia mengaku sedikit kecewa, namun menerima keputusan tersebut. "Ini sepak bola, saya menerimanya. Sekarang saya fokus pada kursus pelatih dan menikmati waktu bersama keluarga," ujarnya. Keputusan Silva untuk menekuni dunia kepelatihan bisa menjadi inspirasi bagi pemain-pemain Indonesia yang mulai mempertimbangkan karier setelah pensiun.
Laga persahabatan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Skotlandia untuk mengukur kekuatan mereka sebelum Piala Dunia. Apakah McGinn benar-benar akan menjadi mimpi buruk bagi Brasil? Ataukah pengalaman dan kualitas Brasil akan berbicara? Jawabannya akan terjawab di lapangan Miami nanti.

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7325619/original/085805000_1780110721-20260530_094442.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7334876/original/007469900_1780119096-1000886314.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5553221/original/069160700_1775917624-persija_vs_persebaya-07.jpg)