Song Yadong vs Deiveson Figueiredo: Duel Penentu di UFC Macau
Baca dalam 60 detik
- Petarung kelas bantam Tiongkok, Song Yadong, akan berhadapan dengan mantan juara dua kali kelas terbang, Deiveson Figueiredo, di laga utama UFC Macau.
- Kemenangan bagi Song Yadong dapat mengukuhkan posisinya di lima besar divisi, sementara Figueiredo berpeluang mengganggu pesta kandang lawan.
- Event ini menandai kembalinya UFC ke Makau setelah lebih dari setahun, dengan 13 pertarungan yang dijadwalkan di Galaxy Arena.

UFC kembali menggelar pertarungan di Makau untuk kelima kalinya, dengan laga utama mempertemukan petarung tuan rumah Song Yadong dan mantan juara dua kali kelas terbang Deiveson Figueiredo. Acara yang berlangsung di Galaxy Arena pada 30 Mei 2026 ini akan menyajikan 13 pertarungan yang diyakini berjalan sengit sejak ronde pertama.
Song Yadong, yang baru berusia 28 tahun, telah lama berada di ambang perebutan gelar kelas bantam. Saat ini ia menempati peringkat kelima divisi, namun kekalahan dari Sean OโMalley di UFC 324 membuat langkahnya sedikit terhambat. Pertarungan di hadapan publik sendiri menjadi momen krusial bagi Song untuk membuktikan diri. Sementara itu, Figueiredo telah beradaptasi dengan baik di kelas bantam meski menelan tiga kekalahan dari empat laga terakhirnya, termasuk melawan Petr Yan, Cory Sandhagen, dan Umar Nurmagomedov. Ia tetap menjadi ancaman serius bagi petarung di luar jajaran elit.
Laga co-main event mempertemukan petarung kelas berat ringan Zhang Mingyang dengan Alonzo Menifield. Zhang, yang sebelumnya mencatat tiga kemenangan knockout beruntun di ronde pertama, harus bangkit setelah kekalahan dari Johnny Walker. Menifield, jebolan Dana Whiteโs Contender Series, memiliki rekor 10-6-1 di UFC dan dikenal sebagai petarung eksplosif. Pertarungan ini menjadi ujian bagi Zhang untuk menunjukkan kemampuan belajarnya dari kekalahan sebelumnya.
Di kelas berat, Sergei Pavlovich akan berhadapan dengan Tallison Teixeira. Pavlovich, yang baru meraih dua kemenangan keputusan pada 2025, berambisi kembali ke jalur kemenangan dengan penyelesaian. Sementara Teixeira, yang mengalahkan Tai Tuivasa di UFC 325, berusaha menembus jajaran 15 besar. Hasil pertarungan ini diprediksi akan mengguncang peringkat kelas berat.
Pertarungan menarik lainnya adalah debut Kai Asakura di kelas bantam melawan Cameron Smotherman. Asakura, mantan juara RIZIN, sebelumnya kalah dari Alexandre Pantoja dan Tim Elliott. Smotherman, yang berasal dari Houston, berusaha bangkit setelah dua kekalahan beruntun. Laga ini menjadi kesempatan bagi Asakura untuk meraih kemenangan pertamanya di UFC.
Di kelas welter, Jake Matthews berhadapan dengan Carlston Harris. Matthews, yang kalah kontroversial dari Neil Magny, ingin memulai tren positif baru. Harris, yang menggantikan Muslim Salikhov, berusaha menghentikan dua kekalahan beruntunnya. Sementara itu, Alex Perez akan bertemu Sumudaerji di kelas terbang. Perez, yang baru mengalahkan Charles Johnson, berhadapan dengan petarung Tiongkok yang sedang dalam tiga kemenangan beruntun.
Pertarungan pembuka akan menampilkan Loma Lookboonmee vs Jaqueline Amorim di kelas strawweight. Keduanya sama-sama mengincar tiket menuju peringkat setelah mengalami kekalahan di laga terakhir. Lookboonmee sebelumnya menang empat kali beruntun sebelum kalah dari Alexia Thainara, sementara Amorim juga mencatat empat kemenangan sebelum dikalahkan Mizuki.
UFC Macau akan disiarkan langsung pada pukul 4 pagi ET (1 pagi PT) untuk babak pendahuluan, dan pukul 7 pagi ET (4 pagi PT) untuk kartu utama. Seluruh acara dapat disaksikan melalui Paramount+.