Pemko Pekanbaru Wajibkan Sertifikasi Juru Sembelih Jelang Iduladha untuk Jamin Kehalalan Daging Kurban
Baca dalam 60 detik
- Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong seluruh juru sembelih hewan kurban memiliki sertifikat kompetensi guna memastikan proses penyembelihan sesuai syariat Islam.
- Langkah ini menyasar ratusan juru sembelih dan rumah potong hewan swasta di Pekanbaru, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap kehalalan daging.
- Pelatihan yang digelar di Masjid Raya Pekanbaru diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam memperkuat tata kelola penyembelihan kurban yang profesional.

Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah strategis menjelang Iduladha dengan mewajibkan sertifikasi bagi para juru sembelih hewan kurban. Kebijakan ini bertujuan memastikan setiap proses pemotongan hewan memenuhi standar syariat Islam, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk daging yang beredar.
Penjabat Sekretaris Daerah Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyatakan bahwa saat ini banyak rumah potong hewan swasta beroperasi di kota tersebut. Oleh karena itu, pemerintah daerah meminta agar setiap juru sembelih dibekali kompetensi yang memadai melalui pelatihan dan sertifikasi resmi. "Kita harapkan sertifikasinya ke depan bisa di-upgrade kompetensinya," ujarnya saat membuka pelatihan di Masjid Raya Pekanbaru, Minggu (24/5/2026).
Menurut Ingot, jaminan kehalalan menjadi aspek krusial dalam penyembelihan hewan kurban. Dengan adanya sertifikasi, konsumen tidak perlu ragu terhadap daging yang dibeli, baik dari rumah potong resmi maupun swasta. "Jadi di mana pun jualnya daging itu, jaminannya disembelih sesuai syariat Islam. Terjamin kehalalannya daging yang kita konsumsi," tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan tren peningkatan permintaan hewan kurban di Riau yang diprediksi naik 4,8 persen pada tahun ini. Dengan semakin tingginya volume penyembelihan, standarisasi kompetensi juru sembelih menjadi kunci untuk menjaga kualitas dan kepatuhan syariat. Pelatihan yang diselenggarakan Masjid Raya Pekanbaru mendapat apresiasi dari pemerintah daerah sebagai contoh kolaborasi yang baik antara institusi keagamaan dan pemerintah.
Ke depan, Pemko Pekanbaru berencana memperluas program sertifikasi ini tidak hanya untuk juru sembelih, tetapi juga bagi pengelola rumah potong hewan. Hal ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem penyembelihan yang lebih profesional, transparan, dan terpercaya. Inisiatif serupa diharapkan dapat ditiru oleh daerah lain di Indonesia untuk memperkuat sistem jaminan halal nasional.



