Sebelum Jadi Bintang Marvel, Paul Rudd Pernah Jadi Wedding DJ dan Mainkan Lagu MC Hammer
Baca dalam 60 detik
- Paul Rudd mengungkap masa lalunya sebagai wedding DJ selama setahun, memutar lagu MC Hammer untuk anak-anak dan Glenn Miller untuk orang tua.
- Aktor 57 tahun itu mengaku ketenaran datang perlahan di era pra-internet, bahkan setelah membintangi film ikonik Clueless.
- Ia memuji kemampuan akting Nick Jonas di film Power Ballad, menyebut rekan mainnya mampu menyampaikan emosi hanya lewat ekspresi mata.

Aktor Hollywood Paul Rudd, yang dikenal lewat perannya di Clueless, Ant-Man, dan Friends, baru-baru ini mengungkap pengalaman uniknya sebagai disc jockey pernikahan di masa muda. Dalam sebuah acara di 92NY New York City, ia berbagi cerita tentang pekerjaan sampingan yang dijalaninya selama setahun sebelum namanya melambung di industri hiburan.
Rudd, yang kini berusia 57 tahun, menceritakan bahwa ia bekerja sebagai DJ di akhir pekan untuk berbagai acara seperti Bar Mitzvah, pernikahan, dan pesta ulang tahun. Ia mengaku memiliki strategi khusus untuk menghidupkan suasana: memutar lagu "Can't Touch This" milik MC Hammer agar anak-anak ikut berdansa, dan beralih ke Glenn Miller jika ingin mengajak kakek-nenek bergoyang. Pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebelum akhirnya menjadi salah satu komedian paling dikenal di Hollywood.
Dalam kesempatan yang sama, Rudd juga merefleksikan masa-masa awal kariernya di era 1990-an, ketika media sosial dan internet belum merajalela. Ia mengakui bahwa ketenaran datang secara perlahan, bahkan setelah membintangi iklan Nintendo pada 1991 dan film Clueless pada 1995. "Saya tidak merasa begitu terkenal. Saya masih punya pekerjaan tetap saat mengerjakan iklan itu," ujarnya kepada People beberapa waktu lalu. Menurutnya, tanpa adanya platform digital, popularitas tidak langsung terasa dan semuanya berjalan lebih lambat.
Selain membahas masa lalu, Rudd juga memberikan pujian tinggi kepada rekan mainnya di film Power Ballad, Nick Jonas. Film yang mengisahkan perseteruan antara seorang penyanyi pernikahan dan bintang musik besar ini menjadi ajang bagi Rudd untuk mengapresiasi kemampuan akting Jonas. "Dia aktor dan musisi hebat, tapi yang membuat saya kagum adalah caranya membuat saya nyaman sejak hari pertama. Kami langsung cocok," kata Rudd. Ia menambahkan bahwa Jonas mampu menyampaikan dilema karakter hanya melalui ekspresi mata, tanpa perlu banyak dialog. "Ada adegan yang saya tidak hadir saat syuting, dan saat menontonnya saya terpukau. Dia benar-benar keren karena memang dia keren," puji Rudd.
Power Ballad digambarkan sebagai kisah menghangatkan hati tentang musik, harga diri, persahabatan, dan harga dari ambisi. Film ini diharapkan menjadi tontonan ringan yang tetap menyentuh, sekaligus memperlihatkan dinamika antara dua generasi berbeda di industri hiburan.



