Deretan Pembelian Termahal Arsenal Sepanjang Masa, Declan Rice Masih di Puncak
Baca dalam 60 detik
- Arsenal telah menggelontorkan dana besar di bursa transfer sejak era Mikel Arteta, dengan Declan Rice sebagai rekrutan termahal klub sebesar £105 juta.
- Sejumlah pembelian mahal seperti Nicolas Pepe dan Alexandre Lacazette menunjukkan hasil beragam, sementara Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres menjadi andalan anyar di 2025.
- Strategi belanja Arsenal kini lebih terarah pada pemain muda potensial dan kebutuhan taktis, mencerminkan ambisi bersaing di level tertinggi Premier League.

Sejak Mikel Arteta mengambil alih kursi manajer, Arsenal tidak ragu menggelontorkan dana besar untuk merombak skuad. Klub asal London Utara itu kini tercatat sebagai salah satu pembelanja paling agresif di Premier League, dengan sejumlah rekrutan mahal yang menandai era baru The Gunners. Dari data Transfermarkt dan laporan media, berikut adalah daftar pembelian termahal Arsenal sepanjang masa.
Declan Rice menjadi rekrutan termahal klub dengan nilai transfer mencapai £105 juta pada musim panas 2023. Gelandang Inggris itu menjadi incaran utama Arsenal setelah Manchester City juga menunjukkan minat, namun The Gunners berhasil memenangkan persaingan berkat persiapan yang matang. Rice langsung menjadi pilar penting di lini tengah dan dikontrak hingga 2028.
Di posisi kedua, Eberechi Eze bergabung dari Crystal Palace dengan nilai total £67,5 juta pada Januari 2025. Proses transfernya cukup dramatis: Eze nyaris menandatangani kontrak dengan Tottenham Hotspur, namun panggilan telepon dari Arteta mengubah segalanya. Pemain yang merupakan penggemar berat Arsenal sejak kecil itu akhirnya memilih bergabung ke Emirates.
Posisi ketiga ditempati oleh Viktor Gyokeres, striker asal Swedia yang ditebus dari Sporting CP sebesar £63 juta pada musim panas 2025. Arsenal menjadikan lini depan sebagai prioritas utama, dan Gyokeres dipercaya menjadi ujung tombak setelah mencetak banyak gol di Portugal.
Kai Havertz yang direkrut dari Chelsea pada 2023 dengan biaya £65 juta menempati urutan keempat. Meski sempat diragukan, pemain serba bisa asal Jerman itu mulai menunjukkan performa konsisten di berbagai posisi. Sementara itu, Martin Zubimendi yang bergabung pada Januari 2025 dengan harga sekitar £60 juta menjadi gelandang jangkar anyar setelah sempat hampir pindah ke Liverpool.
Noni Madueke menjadi salah satu pembelian pertama di bursa 2025, didatangkan dari Chelsea senilai £52 juta. Pemain sayap Inggris itu menandatangani kontrak lima tahun dan diharapkan memberikan kreativitas di sisi sayap. Di urutan berikutnya, Pierre-Emerick Aubameyang yang direkrut pada 2018 seharga £56 juta sempat menjadi mesin gol Arsenal sebelum akhirnya hengkang ke Barcelona pada 2022.
Ben White yang dibeli dari Brighton pada 2021 dengan harga £50 juta menjadi salah satu investasi paling sukses. Bek serbaguna itu telah bertransformasi menjadi bek kanan andalan di bawah asuhan Arteta. Alexandre Lacazette, yang didatangkan pada 2017 seharga £46,5 juta, memberikan kontribusi 71 gol dalam 200 penampilan sebelum kembali ke Lyon secara gratis.
Satu nama yang menjadi pengingat akan risiko belanja besar adalah Nicolas Pepe. Rekrutan seharga £72 juta dari Lille pada 2019 itu gagal memenuhi ekspektasi dan akhirnya pergi dengan status bebas transfer pada 2023. Kasus Pepe menjadi pelajaran berharga bagi Arsenal dalam melakukan due diligence pemain.
Ke depan, Arsenal tampaknya akan terus aktif di bursa transfer dengan pendekatan yang lebih selektif. Fokus pada pemain muda berbakat dan kebutuhan taktis spesifik menjadi prioritas, seiring ambisi Arteta untuk membawa The Gunners kembali ke puncak sepak bola Inggris.



