Manchester United Siap Rekrut Ederson sebagai Gelandang Baru, Alternatif Murah dari Anderson
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan satu langkah lagi mendatangkan gelandang Atalanta, Ederson, dengan biaya transfer sekitar £39 juta.
- Kedatangan Ederson diproyeksikan menjadi solusi ekonomis dibandingkan Elliot Anderson yang dibanderol £100 juta oleh Nottingham Forest.
- Jika transfer ini rampung, Ederson akan menjadi rekrutan pertama pelatih anyar Michael Carrick di Old Trafford.

Manchester United dikabarkan tengah berada di ambang kesepakatan untuk mendatangkan gelandang tengah Atalanta, Ederson, pada bursa transfer musim panas mendatang. Klub asal Premier League itu dilaporkan telah memasuki tahap negosiasi lanjutan untuk menyelesaikan transfer senilai sekitar £39 juta. Jika terealisasi, pemain Brasil berusia 26 tahun tersebut akan menjadi pembelian perdana Michael Carrick sejak resmi menjabat sebagai manajer permanen di Old Trafford.
Kebutuhan akan gelandang anyar menjadi prioritas utama Setan Merah menyusul kepastian kepergian Casemiro yang kontraknya habis pada akhir Juni. Setelah mencatatkan 160 penampilan bersama United, gelandang veteran asal Brasil itu akan meninggalkan lubang yang harus segera diisi di lini tengah. Sebelumnya, United dikaitkan dengan Elliot Anderson milik Nottingham Forest, namun banderol £100 juta yang dipasang The Tricky Trees dinilai terlalu mahal.
Menurut laporan dari Italia, semua pihak optimistis kesepakatan akan tercapai dalam waktu dekat. Ederson disebut akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan gaji sekitar £4,3 juta per musim. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat lini tengah United yang musim depan akan ditinggal Casemiro. Selain itu, kemampuan Ederson dalam memenangi duel —54% duel tanah dan 60% duel udara di Serie A musim lalu—menunjukkan ia siap beradaptasi dengan kerasnya Premier League.
Perbandingan antara Ederson dan Anderson menunjukkan bahwa United tidak perlu memaksakan diri membayar mahal untuk pemain Inggris tersebut. Anderson memang unggul dalam tekel dan intersep per pertandingan, namun Ederson tetap menjadi gelandang kuat yang tidak segan dalam duel fisik. Dengan kreativitas yang hampir setara—Ederson mencatatkan 4.83 xA musim lalu, sementara Anderson 4.39 xA musim ini—keduanya mampu menjadi pengatur serangan yang andal.
Jika transfer Ederson rampung dalam beberapa pekan mendatang, United kemungkinan besar akan mengalihkan fokus dari Anderson. Langkah ini tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga memberi Carrick amunisi baru yang sudah terbukti kualitasnya di Serie A. Dengan demikian, lini tengah United musim depan tetap kompetitif tanpa harus menguras kas klub.



