Drama Penalti Menit 99: Bos Hearts Sebut Kemenangan Celtic 'Menjijikkan' Jelang Duel Penentu Gelar Juara
Baca dalam 60 detik
- Celtic menang dramatis 3-2 lewat penalti menit ke-99 oleh Kelechi Iheanacho.
- Manajer Hearts murka dan menyebut keputusan penalti tersebut tidak sah dan memihak Celtic.
- Hearts dan Celtic akan bertarung di laga terakhir hari Sabtu untuk menentukan juara liga.

Persaingan gelar juara Liga Skotlandia mencapai titik didih. Manajer Hearts, Derek McInnes, mengecam keras keputusan VAR yang memberikan penalti pada menit ke-99 untuk Celtic saat melawan Motherwell. Penalti tersebut sukses dieksekusi oleh Kelechi Iheanacho, membawa Celtic menang 3-2 dan menempel ketat Hearts di puncak klasemen.
Situasi Klasemen Jelang Laga Terakhir:
- Hearts: Menang 3-0 atas Falkirk, memimpin klasemen dengan keunggulan 1 poin dan selisih gol yang lebih baik.
- Celtic: Menang dramatis 3-2 atas Motherwell berkat penalti kontroversial, berada di posisi kedua.
- Laga Penentu: Kedua tim akan bertemu di Celtic Park pada Sabtu depan. Hearts hanya butuh hasil imbang untuk juara pertama kalinya dalam 66 tahun.
Reaksi Kedua Manajer
Keputusan penalti di Fir Park menjadi bahan perdebatan panas yang mewarnai persiapan laga final hari Sabtu.
| Pihak | Pernyataan Utama |
|---|---|
| Derek McInnes (Hearts) | Menyebut penalti itu "menjijikkan" dan merasa timnya sedang melawan "semua orang" dalam perebutan gelar. |
| Martin O'Neill (Celtic) | Mengaku sempat pasrah sebelum penalti diberikan; mengklaim ada indikasi handball atau sikut yang terlihat di monitor kecil VAR. |
"Melihat tayangan ulangnya, saya pikir itu menjijikkan. Saya tidak yakin itu penalti. Kami merasa seperti sedang melawan segalanya, tapi kami akan siap untuk hari Sabtu," tegas Derek McInnes kepada Sky Sports.
Kemenangan Hearts atas Falkirk sebenarnya didominasi oleh gol-gol dari Frankie Kent, Cameron Devlin, dan Blair Spittal. Namun, suasana perayaan di Tynecastle sempat berubah menjadi ketegangan saat berita mengenai penalti larut malam Celtic tersebar. Kini, beban ada di tangan Celtic yang wajib menang di kandang sendiri pada hari Sabtu, sementara Hearts memiliki peluang sejarah untuk mengakhiri puasa gelar selama lebih dari enam dekade.



