Emma Roberts Wujudkan Impian Tampil Bak 'Antique Ghost Doll' di Pernikahan
Baca dalam 60 detik
- Aktris Emma Roberts menikah dengan gaun custom Monique Lhuillier yang dirancang dengan efek tea-stained untuk tampilan vintage ala boneka antik.
- Konsep unik ini terinspirasi dari kecintaannya pada barang antik dan buku lawas, menjadikan gaun sebagai pernyataan gaya pribadi yang kuat.
- Tren pernikahan selebriti makin berani mengeksplorasi tema personal, membuka inspirasi bagi calon pengantin yang ingin tampil beda.

Aktris Emma Roberts resmi melepas masa lajang dengan nuansa vintage yang tak biasa, mengusung konsep 'antique ghost doll' dalam gaun pernikahannya. Dalam upacara outdoor di Idaho pada akhir pekan lalu, bintang American Horror Story ini tampil memukau dengan gaun custom rancangan Monique Lhuillier yang sengaja dibuat tak putih bersih, melainkan dengan efek tea-stained untuk memberi kesan klasik dan misterius.
Gaun tersebut memakan waktu sembilan bulan pengerjaan dengan total sekitar 1.000 jam. Emma mengaku sejak awal ingin tampilan yang terinspirasi vintage, sesuai dengan hobinya mengoleksi buku antik dan benda-benda lawas. "Saya tidak tahu persis apa yang saya inginkan, tetapi saya tahu saya ingin sesuatu yang terasa sangat vintage. Saya terobsesi dengan buku antik dan berburu harta karun, jadi saya ingin itu tercermin dalam gaun," ujarnya saat fitting terakhir kepada Vogue.com.
Penjelasannya tentang pemilihan warna off-white pun tak kalah menarik. "Saya agak ingin terlihat seperti hantu โ boneka hantu antik kecil," tambahnya. Reaksi orang terdekat pun mendukung konsep tersebut. Sepupunya, Charlotte Long, yang hadir saat fitting, mengatakan, "Pertama yang terpikir adalah dia terlihat seperti boneka โ dan dia memang terobsesi dengan boneka. Sangat cocok untuknya." Sementara teman dekatnya, Ally Gasparian, menambahkan, "Dia boneka kita semua. Sempurna." Emma pun girang mendengar reaksi itu: "Saya bilang ingin terlihat seperti hantu dan mereka membuatnya cantik."
Untuk pesta malam, Emma berganti ke setelan dua potong dari koleksi musim gugur 2004 Monique Lhuillier: atasan korset renda hitam dan rok organza sutra sepanjang teh. Ia mengaku senang memakai warna hitam di pesta setelah pernikahan. "Kami suka melakukan sesuatu yang sedikit tak terduga. Ini terlihat seperti bisa vintage dari 100 tahun lalu, atau dari sekarang. Ini akan sangat menyenangkan di Idaho nanti," katanya.
Meski pernikahan ini adalah yang pertama baginya, Emma sebelumnya pernah mengalami prosesi bridal saat berperan dalam film. "Saya sudah menikah di film sebelumnya, dan saya mencoba gaun pengantin untuk itu, rasanya sangat aneh. Jadi sekarang, ini sungguhan," ungkap ibunda Rhodes yang berusia 35 tahun itu. Di Indonesia, konsep pernikahan non-tradisional seperti ini mulai menarik perhatian kalangan milenial dan Gen Z yang ingin mengekspresikan diri lewat busana. Apakah 'antique doll' akan menjadi tren berikutnya di panggung pernikahan Tanah Air? Hanya waktu yang bisa menjawab.



