Kabar Baik Dunia Medis: Tes Darah Murah di Bawah Rp320 Ribu Mampu Deteksi Berbagai Jenis Kanker Sekaligus
Baca dalam 60 detik
- Peneliti UCLA mengembangkan tes darah "MethylScan" seharga kurang dari $20 yang dapat mendeteksi kanker paru, hati, ovarium, dan lambung dari satu sampel.
- Tes ini bekerja dengan menyaring DNA sel darah sehat dan berfokus pada metilasi DNA yang informatif untuk mendeteksi penyakit sebelum gejala muncul.
- Selain kanker, teknologi ini mampu mengidentifikasi asal organ yang rusak dan mendiagnosis penyakit hati non-kanker dengan akurasi tinggi.

Para peneliti di University of California, Los Angeles (UCLA) telah mengembangkan terobosan medis berupa tes darah berbiaya rendah yang mampu mendeteksi berbagai jenis kanker dan penyakit hati hanya dari satu sampel darah. Teknologi yang dinamakan MethylScan ini diprediksi akan mengubah peta deteksi dini penyakit mematikan di masa depan.
Keunggulan Teknologi MethylScan:
- Biaya Sangat Terjangkau: Dengan metode penghematan sekuensing, tes ini diperkirakan memakan biaya di bawah $20 (sekitar Rp315.000) per sampel, jauh lebih murah dibanding tes serupa saat ini.
- Akurasi Tinggi: Dalam studi terhadap 1.061 partisipan, tes ini berhasil mendeteksi 63% kanker secara keseluruhan dan 55% kanker pada stadium awal dengan tingkat spesifisitas 98%.
- Deteksi Penyakit Hati: Selain kanker, tes ini mampu membedakan berbagai jenis penyakit hati dengan akurasi 85%, berpotensi mengurangi kebutuhan akan prosedur biopsi yang invasif.
Berbeda dengan metode liquid biopsy tradisional yang mencari perubahan genetik spesifik, MethylScan berfokus pada pola metilasi DNA pada cell-free DNA (cfDNA). cfDNA adalah fragmen DNA yang dilepaskan ke aliran darah ketika sel mati, yang dapat memberikan gambaran kesehatan berbagai organ tubuh.
"Satu tes darah ini menjanjikan deteksi berbagai penyakit di seluruh tubuh, termasuk kanker dan penyakit hati... Hal ini dapat mendorong pergeseran klinis dari diagnosis reaktif menjadi deteksi proaktif sebelum gejala muncul," ungkap Dr. Jasmine Zhou, penulis utama studi dari UCLA.
Cara Kerja dan Potensi Klinis
Tantangan utama dalam analisis DNA dalam darah adalah banyaknya "kebisingan" dari sel darah sehat. Tim UCLA berhasil mengatasi hal ini dengan menyaring 80-90% DNA latar belakang. Berikut adalah kemampuan deteksi MethylScan berdasarkan jenis penyakitnya:
| Jenis Penyakit | Tingkat Keberhasilan Deteksi |
|---|---|
| Kanker Stadium Awal | Mencapai 55% |
| Kanker Hati (Kelompok Berisiko Tinggi) | Mencapai hampir 80% |
| Penyakit Hati Non-Kanker | Akurasi pembedaan jenis penyakit mencapai 85% |
| Identifikasi Asal Organ | Mampu menunjukkan organ mana yang bermasalah untuk tindak lanjut medis. |
Meskipun sangat menjanjikan, para ahli menekankan bahwa tes ini saat ini masih dalam fase penelitian dan memerlukan studi prospektif yang lebih besar sebelum tersedia secara luas di fasilitas kesehatan. Jika teruji secara klinis, tes ini akan menjadi alat pemantauan kesehatan universal yang terjangkau bagi masyarakat luas.



