Roy Keane Kritik Keras Kemarahan Carrick Soal Kartu Merah Lisandro Martinez
Baca dalam 60 detik
- Roy Keane mengkritik manajer interim Michael Carrick karena dianggap menggunakan isu kartu merah Lisandro Martinez untuk menutupi performa buruk Manchester United saat kalah dari Leeds United.
- Martinez mendapat kartu merah dari wasit usai dinilai menarik rambut Dominic Calvert-Lewin melalui tinjauan VAR, sebuah keputusan yang dikecam Carrick sebagai salah satu yang terburuk musim ini.
- Keane menilai United seharusnya lebih marah pada penampilan loyo mereka di babak pertama yang membuat tertinggal 2-0, alih-alih hanya berfokus pada keluhan terhadap keputusan wasit.

Legenda Manchester United, Roy Keane, melontarkan kritik tajam kepada manajer interim The Red Devils, Michael Carrick. Keane menilai Carrick sengaja menggunakan kontroversi kartu merah Lisandro Martinez sebagai pengalih perhatian dari performa buruk timnya saat menelan kekalahan kandang 2-1 dari Leeds United.
Fakta Kunci Insiden Kartu Merah Martinez:
- Detail Insiden: Bek asal Argentina itu diusir keluar lapangan karena dinilai menarik rambut Dominic Calvert-Lewin setelah wasit Paul Tierney meninjau ulang kejadian tersebut melalui VAR.
- Pandangan Keane: Menyebut kemarahan atas kartu merah tersebut sebagai "distraksi" agar publik melupakan fakta bahwa United sudah tertinggal 2-0 di babak pertama, jauh sebelum insiden terjadi.
- Kondisi Klasemen: Kekalahan ini membuat posisi United di peringkat ketiga menjadi rentan, disamai poinnya oleh Aston Villa di peringkat keempat. MU juga dipastikan krisis bek jelang laga melawan Chelsea.
Dalam wawancara pascapertandingan, Carrick tampak sangat emosional dan menyebut keputusan wasit sebagai salah satu yang terburuk yang pernah ia lihat musim ini. Ia bersikeras bahwa Martinez hanya menyentuh rambut lawan dalam kondisi kehilangan keseimbangan, bukan sebuah tarikan yang agresif. Namun, Keane memiliki sudut pandang yang sama sekali berbeda.
"Anda seharusnya marah dengan performa tim. Tahukah Anda apa ini? Kartu merah itu seperti sebuah pengalih perhatian. Tidak, Anda tertinggal 2-0 pada saat itu. Marahlah pada babak pertama di mana Anda tampil sangat lambat," tegas Roy Keane saat berbicara di program The Overlap.
Perbandingan Pandangan Keane dan Carrick
Perbedaan respons antara legenda klub dan sang manajer interim ini menyoroti situasi panas di internal tim. Berikut adalah perbandingan langsung argumen keduanya terkait insiden tersebut:
| Aspek Pembahasan | Argumen Roy Keane | Argumen Michael Carrick |
|---|---|---|
| Status Kartu Merah | Bisa memahami alasan wasit mengeluarkannya, meski menganggap label "perilaku kekerasan" sedikit berlebihan dan aneh. | Menyebutnya sebagai keputusan mengejutkan, kesalahan fatal VAR, dan bersikeras tidak ada tarikan agresif yang terjadi. |
| Fokus Evaluasi Tim | Tim harus berkaca pada penampilan babak pertama yang sangat lambat dan buruk, bukan menjadikan wasit sebagai tameng. | Sangat menyoroti ketidakadilan keputusan wasit dan arah ke mana permainan sepak bola saat ini menuju. |
Akibat kartu merah ini dan insiden pada pekan sebelumnya, Carrick kini harus memutar otak untuk meracik lini pertahanan yang solid tanpa kehadiran Lisandro Martinez dan Harry Maguire untuk menantang Chelsea pada akhir pekan ini.



