Pemerintah Inggris Tabuh Genderang Perang Lawan Raksasa Media Sosial Demi Lindungi Anak-Anak
Baca dalam 60 detik
- Panduan Resmi: Pemerintah Inggris akhirnya merilis panduan resmi yang menyarankan orang tua untuk membatasi waktu layar anak usia dua hingga lima tahun maksimal satu jam sehari dan melarangnya untuk anak di bawah dua tahun.
- Peringatan Keras: Perdana Menteri Keir Starmer menegaskan akan memerangi perusahaan media sosial yang sengaja menciptakan algoritma adiktif demi meraup keuntungan dari anak-anak.
- Wacana Pemblokiran: Mengikuti jejak Australia, Inggris kini sedang mempertimbangkan undang-undang ketat untuk membatasi atau bahkan melarang sepenuhnya akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.

Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk "berperang" melawan perusahaan-perusahaan media sosial. Langkah ini diambil seiring dengan diterbitkannya panduan resmi baru dari pemerintah terkait pembatasan waktu menatap layar (screen time) bagi anak-anak usia dini.
Dalam kunjungannya ke sebuah sekolah dasar di London Selatan, Starmer mengakui bahwa selama ini orang tua ditinggalkan berjuang sendiri tanpa panduan yang jelas mengenai batasan penggunaan gawai yang aman bagi anak-anak mereka. Ia menyoroti taktik licik perusahaan teknologi yang sengaja menciptakan konten adiktif agar anak-anak terus-menerus terpaku pada layar.
- Anak Usia 2-5 Tahun: Dibatasi maksimal 1 jam per hari, dan disarankan lebih sedikit jika memungkinkan.
- Anak di Bawah 2 Tahun: Harus dihindari sama sekali, kecuali untuk kegiatan interaktif bersama seperti video call dengan keluarga.
- Jenis Konten yang Dilarang: Hindari video bergaya media sosial dengan tempo cepat (seperti TikTok/Reels) dan mainan berbasis AI.
- Zona Bebas Layar: Waktu tidur dan waktu makan harus sepenuhnya bebas dari gawai.
Pemerintah Inggris saat ini juga sedang melakukan konsultasi publik mengenai perlindungan anak di bawah 16 tahun di ruang online. Opsi yang sedang dipertimbangkan termasuk pemberlakuan jam malam (curfew), batasan waktu paksa, hingga kemungkinan menerapkan larangan media sosial penuh seperti yang baru-baru ini disahkan oleh pemerintah Australia.
| Dampak Negatif Gawai Berlebih pada Balita | Keterangan Ahli (Prof. Russell Viner) |
|---|---|
| Keterlambatan Berbicara | Tingginya screen time tanpa interaksi langsung terbukti menghambat perkembangan bahasa anak usia di bawah 2 tahun. |
| Menghambat Kebutuhan Fisik | Waktu pasif menatap layar akan "menggusur" waktu yang seharusnya digunakan balita untuk tidur dan aktivitas fisik. |
Langkah agresif Inggris ini muncul hanya berselang sehari setelah juri di Los Angeles memutuskan bahwa raksasa teknologi seperti Google (YouTube) dan Meta (Facebook, Instagram) secara sadar membangun platform untuk "menjerat" pengguna muda tanpa mempedulikan kesejahteraan mental mereka.



