Dunia bela diri campuran sedang menahan napas menyusul peringatan keras dari Ben Askren pada 23 Maret 2026. Melansir laporan MMA Fighting, Askren mengidentifikasi dua laga besar di bulan Mei mendatang—Tsarukyan vs. Poullas 2 dan Covington vs. Danis—sebagai potensi sumber kekacauan masif. Peringatan ini muncul di tengah tren meningkatnya konfrontasi fisik di luar octagon yang melibatkan tim sukses dan keluarga para petarung.
Secara analitis, kekhawatiran Askren sangat beralasan. MMA modern sering kali mengandalkan drama untuk menarik penonton, namun garis antara promosi dan permusuhan nyata kini semakin kabur. Dalam kasus Tsarukyan-Poullas, ini adalah soal kehormatan teknis dan ego petarung elit. Sedangkan bagi Covington-Danis, ini adalah benturan dua kepribadian paling toksik di olahraga ini. Tanpa protokol keamanan yang sangat ketat selama pekan pertarungan (*fight week*), penyelenggara berisiko menghadapi insiden memalukan yang dapat memicu sanksi dari komisi atletik.
• Laga Utama 1: Arman Tsarukyan vs. Georgio Poullas 2.
• Laga Utama 2: Colby Covington vs. Dillon Danis.
• Sumber Analisis: Ben Askren (Eks-Petarung UFC/Bellator).
• Fokus Risiko: Insiden Pasca-Laga & Keributan Tim Sukses.
Bagi redaksi LyndNews, kami akan memantau bagaimana promotor (seperti UFC atau PFL) merespons kekhawatiran ini. Apakah akan ada penambahan personel keamanan saat konferensi pers atau pemisahan ketat selama timbang badan? Fokus kami selanjutnya adalah melihat apakah tensi ini akan memengaruhi bursa taruhan, mengingat petarung yang terlalu emosional sering kali kehilangan disiplin taktis di dalam ring. Satu hal yang pasti: bulan Mei akan menjadi bulan yang sangat sibuk bagi petugas keamanan arena.




