Insiden Tak Terduga di Ring: Duel Justin Figueroa vs Luis Caraballo Ramos Berakhir "No Decision"
Baca dalam 60 detik
- Duel Justin Figueroa vs Luis Caraballo Ramos berakhir No Decision akibat insiden bantingan tak sengaja.
- Ramos harus dibawa keluar ring dengan tandu dan penyangga leher setelah terhempas ke kanvas.
- Komisi Atletik menilai kejadian tersebut sebagai kecelakaan teknis, sehingga rekor Figueroa tetap aman.

Insiden Tak Terduga di Ring: Duel Justin Figueroa vs Luis Caraballo Ramos Berakhir "No Decision"
Pertarungan tinju kelas menengah antara prospek tak terkalahkan Justin Figueroa dan Luis Caraballo Ramos berakhir dengan hasil yang mengejutkan. Berdasarkan laporan BoxingScene, laga utama di Atlantic City ini dihentikan pada ronde ketiga setelah sebuah insiden fisik yang tidak biasa menyebabkan Ramos harus dibawa keluar ring menggunakan tandu.
Insiden terjadi saat kedua petarung terlibat kontak fisik di dekat tali ring. Figueroa, yang memiliki latar belakang sebagai mantan pegulat, secara tidak sengaja menjatuhkan Ramos ke kanvas dengan teknik yang menyerupai bantingan DDT. Ramos mengalami cedera serius pada bagian leher dan tulang belakang, sehingga tim medis harus segera melakukan tindakan darurat di dalam ring.
DATA PERTANDINGAN & STATUS KORBAN (MARET 2026)
| Detail Laga | Informasi Terkini |
|---|---|
| Keputusan Resmi | No Decision (ND) karena pelanggaran dinilai sebagai ketidaksengajaan. |
| Kondisi Ramos | Dilarikan ke rumah sakit; sempat memberi tanda jempol saat dibawa keluar ring. |
| Rekor Figueroa | Tetap tak terkalahkan dengan rekor 14-0 (11 KO) pasca laga ini. |
Komisi Atletik New Jersey memutuskan hasil No Decision karena insiden tersebut dianggap sebagai kecelakaan atau accidental foul. Promotor Larry Goldberg menyatakan kekecewaannya atas akhir laga yang tidak diinginkan ini dan sudah merencanakan adanya pertandingan ulang (rematch) di masa mendatang setelah kondisi Ramos pulih sepenuhnya.
Meskipun berakhir tragis, Ramos sempat menenangkan penonton dengan mengangkat kedua tangannya saat dievakuasi, memberikan indikasi bahwa ia masih dalam keadaan sadar. Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko fisik yang ekstrem dalam olahraga tinju, terutama ketika teknik dari disiplin beladiri lain secara instingtif terbawa ke dalam ring.



